Tidak Melulu Soal Gaji, Ini Penyebab Orang Resign dari Pekerjaan
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 20 Juni 2022 - 14:11 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Banyak orang berpikir penyebab mundurnya seorang karyawan dikarenakan gaji atau upah yang diterima tidak sesuai ekspektasi atau terlalu rendah. Meski faktor tersebut ada, namun ada penyebab lain sehingga seseorang memutuskan berhenti atau resigndari pekerjaannya.
Praktisi Human Resources, Dhea Rizky Ardini mengatakan faktor penyebab orang termotivasi untuk resign dari kantor adalah dari internal dan eksternal.
Baca juga: Speak Up, Cara Putus Mata Rantai Kekerasan di Dunia Kerja
Untuk internal perusahaan, tambahnya bisa karena lingkungan kerja yang tidak kondusif dalam artian pemimpinnya tidak kooperatif. Kemudian, rekan kerjanya melakukan bullying terhadapnya atau tindakan abussive, atau karena adanya tindakan pelecehan seksual dan lainnya.
"Tentunya hal itu dapat menimbulkan ketidaknyamanan ketika bekerja," ucap Dhea saat dihubungi Langit7 beberapa waktu lalu.
Selanjutnya, dukungan organisasi juga mempengaruhi. Misal apakah organisasi tersebut memberikan training atau memberikan support alat-alat kerja yang dapat mendukung kinerjanya atau tidak dan lainnya. Nah, itu juga menjadi salah satu faktor.
Sementara dari sisi eksternal, alumni Universitas Indonesia ini menyebut faktor tersebut berasal dari orang tersebut. Misal mungkin seseorang harus ikut suaminya untuk dinas ke luar kota, memiliki anak atau mendapat tempat dengan pengembangan karir lebih baik.
Praktisi Human Resources, Dhea Rizky Ardini mengatakan faktor penyebab orang termotivasi untuk resign dari kantor adalah dari internal dan eksternal.
Baca juga: Speak Up, Cara Putus Mata Rantai Kekerasan di Dunia Kerja
Untuk internal perusahaan, tambahnya bisa karena lingkungan kerja yang tidak kondusif dalam artian pemimpinnya tidak kooperatif. Kemudian, rekan kerjanya melakukan bullying terhadapnya atau tindakan abussive, atau karena adanya tindakan pelecehan seksual dan lainnya.
"Tentunya hal itu dapat menimbulkan ketidaknyamanan ketika bekerja," ucap Dhea saat dihubungi Langit7 beberapa waktu lalu.
Selanjutnya, dukungan organisasi juga mempengaruhi. Misal apakah organisasi tersebut memberikan training atau memberikan support alat-alat kerja yang dapat mendukung kinerjanya atau tidak dan lainnya. Nah, itu juga menjadi salah satu faktor.
Sementara dari sisi eksternal, alumni Universitas Indonesia ini menyebut faktor tersebut berasal dari orang tersebut. Misal mungkin seseorang harus ikut suaminya untuk dinas ke luar kota, memiliki anak atau mendapat tempat dengan pengembangan karir lebih baik.