home masjid

Ngaji Tafsir Al-Qur'an, Gus Baha dan TGB Bahas Kedamaian Beragama

Senin, 20 Juni 2022 - 20:15 WIB
Gus Baha bersama Tuan Guru Bajang (TGB) dalam acara Ngaji Tafsir Al-Quran di Auditorium Kampus Universitas Islam Indonesia. (Foto: Langi7.id/Priyo Setiawan)
Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Ngaji Tafsir Al Quran bersama Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) dan Muhammad Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang). Ngaji Tafsir Al-Qur'an ini digelar di Auditorium Abdulkahar Mudzakkir Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang Km 14,5 Ngemplak, Sleman, Senin (20/6/2022).

Dalam pantauan Langit7.id, kedua penyaji mendiskusikan dan membahas berbagai hal, termasuk efektivitas kebahagiaan dalam beragama. Hal tersebut sekaligus memposisikan Islam sebagai wadah untuk meraih kebahagiaan dan kedamaian itu sendiri.

Baca Juga:Rektor UII: Agama Harus Dipandang Hal yang Membahagiakan, Bukan Menakutkan

Gus Baha dalam pemaparannya, menjelaskan makna kebahagiaan ini menceritakan kisah di dalam Al-Qur’an tentang pertemuan sakral nabi Musa dengan Allah SWT. Yang mana diceritakan bahwa Allah SWT bertanya kepada Nabi Musa perihal barang yang dibawa olehnya.

Menurut Gus Baha, kejadian tersebut agar Nabi Musa merasa damai dan bahagia saat bertemu dengan Allah SWT. "Jadi menurut banyak pakar analis, Allah SWT itu menghilangkan groginya Nabi Musa, sehingga bertanya yang ringan ringan," kata Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (LP3iA) itu.

Gus Baha juga berpendapat bahwa setiap orang memiliki ciri khas tersendiri dalam menyukai sesuatu, misalnya dalam mencintai Nabi Muhammad SAW. Gus Baha mengatakan para sahabat mencintai Nabi dengan cara yang berbeda-beda.

"Ada sahabat yang selalu ingin didekat Nabi dan tahu kegiatan sehari-hari Nabi, bahkan lekukan-lekukan di wajah Nabi. Tapi ada juga sahabat yang jarang bertemu Nabi, bahkan tidak pernah bertemu Nabi dengan berbagai alasan tertentu. Seperti halnya takut mengganggu, atau memberi rasa hormat dengan menundukan kepala," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
gus baha tuan guru bajang universitas islam indonesia pengajian
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya