home global news

Dear Tun Mahathir, Tanah Melayu Bukan Hanya Milik Satu Negara Saja

Kamis, 23 Juni 2022 - 16:47 WIB
ilustrasi (langit7.id/istock)
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad melalui pernyataannya memunculkan kembali polemik klasik antara Malaysia dan Indonesia yang merupakan bangsa serumpun.

Dalam sebuah acara di Selangor, Mahathir menyebut bawa seharusnya Malaysia mengklaim Singapura dan Kepulauan Riau sebagai wilayahnya karena merupakan bagian dari tanah melayu.

“Seharusnya kita tidak hanya menuntut agar Pedra Branca, atau Pulau Batu Puteh, dikembalikan kepada kita, kita juga harus menuntut Singapura dan Kepulauan Riau, karena mereka adalah Tanah Melayu,” kata Mahathir, melansir Strait Times.

Tak hanya sampai situ, Mahathir juga menyenggol konflik teritorial antara Malaysia dan Indonesia di Sipadan dan Ligitan. Di mana pada akhirnya International Court of Justice (ICJ) memenangkan klaim Malaysia terhadap pulau yang berada di Selat Makassar itu.

Baca Juga:Mahathir Klaim Kepri Bagian Malaysia, Padahal Pusat Budaya Melayu Ada di Indonesia

Klaim Mahathir tidak bisa dianggap sebagai angin lalu, sebab bara dalam sekam konflik kultural maupun politik antara Indonesia dan Malaysia selalu berpotensi muncul. Dari taraf yang biasa saja hingga yang serius sampai merepotkan Indonesia di ICJ, diakhiri lepasnya wilayah itu dari Indonesia.

Pakar Hubungan Internasional University of Queensland, Australia, Ahmad Rizky Mardhatillah Umar, menyebut klaim politisi baik di Indonesia maupun Malaysia terhadap teritori maupun budaya yang ada di negara tetangganya akan selalu muncul jika tak ada pemahaman sejarah global yang baik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
polemik indonesia-malaysia mahathir mohamad bahasa melayu melayu
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya