Jemaah Haji Lansia Diimbau Jangan Sampai Dehidrasi
Mahmuda attar hussein
Ahad, 26 Juni 2022 - 13:10 WIB
Jemaah Haji Lansia Diimbau Jangan Sampai Dehidrasi. (Foto: Pixabay).
Jemaah haji lanjut usia (lansia) diminta jangan sampai mengalami dehidrasi selama menjalani ibadah di Tanah Suci. Ada tanda-tanda saat tubuh kekurangan cairan.
Kepala Pusat Kesehatan Haji dr Budi Sylvana, tim kesehatan haji harus memastikan kondisi kesehatan jemaah haji, apalagi mereka yang berisiko tinggi.
"Jangan sampai mereka kekurangan cairan yang akhirnya mengalami dehidrasi," kata Budi dalam keterangannya dilansir Antaranews, Ahad (26/6/2022).
Menurut dia, untuk jemaah haji bisa melihat kondisi tubuh kekurangan cairan dengan mengenali tanda-tanda saat buang air kecil. Warna urine bisa menjadi indikator dehidrasi.
Baca Juga: Kondisi Jalan Ramai, Petugas Haji Minta Jemaah Tak Abai saat Menyeberang
"Air kencing berwarna kuning. Itu tanda dehidrasi," katanya.
Menurutnya, kekurangan cairan bagi jamaah haji yang masih usia muda masih bisa ditoleransi. Berbeda bagi jamaah haji lansia.
Kepala Pusat Kesehatan Haji dr Budi Sylvana, tim kesehatan haji harus memastikan kondisi kesehatan jemaah haji, apalagi mereka yang berisiko tinggi.
"Jangan sampai mereka kekurangan cairan yang akhirnya mengalami dehidrasi," kata Budi dalam keterangannya dilansir Antaranews, Ahad (26/6/2022).
Menurut dia, untuk jemaah haji bisa melihat kondisi tubuh kekurangan cairan dengan mengenali tanda-tanda saat buang air kecil. Warna urine bisa menjadi indikator dehidrasi.
Baca Juga: Kondisi Jalan Ramai, Petugas Haji Minta Jemaah Tak Abai saat Menyeberang
"Air kencing berwarna kuning. Itu tanda dehidrasi," katanya.
Menurutnya, kekurangan cairan bagi jamaah haji yang masih usia muda masih bisa ditoleransi. Berbeda bagi jamaah haji lansia.