Timeline Kebangkrutan Sri Lanka Akibat Gagal Bayar Utang
Ummu hani
Senin, 27 Juni 2022 - 20:07 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Sri Lanka terperosok dalam krisis ekonomi hingga mengalami kebangkrutan karena gagal bayar utang luar negeri (ULN) sebesar USD51 miliar atau sekitar Rp754 triliun (kurs Rp 14.800). Akibatnya, negara di Asia Selatan itu mengalami kekurangan makanan, bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok lainnya.
Terdapat banyak faktor yang menjadi penyebab kebangkrutan Sri Lanka. Salah satunya saat berakhirnya 30 tahun perang saudara pada 2009.
Baca Juga:Dubes RI: Evakuasi WNI di Sri Lanka Belum Jadi Pilihan Utama
Pada saat itu, Sri Lanka memilih fokus kepada pasar domestik ketimbang mengekspor ke luar negeri. Akibatnya, pendapatan ekspor rendah hingga tangihan impor bertambah. Berikut timeline krisis ekonomi Sri Lanka hingga bangkrut, melansir dari Al-Jazeera, Senin (27/6/2022).
1. Rumah Presiden Terancam: 31 Maret 2022
Ratusan pengunjuk rasa yang dikerahkan oleh aktivis media sosial, menyerbu rumah Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa. Dalam upaya itu, massa menuntut pengunduran diri sang Presiden karena dituding sebagai biang kerok kesengsaraan masyarakat di Sri Lanka.
2. Keadaan Negara Darurat: 1 April 2022
Terdapat banyak faktor yang menjadi penyebab kebangkrutan Sri Lanka. Salah satunya saat berakhirnya 30 tahun perang saudara pada 2009.
Baca Juga:Dubes RI: Evakuasi WNI di Sri Lanka Belum Jadi Pilihan Utama
Pada saat itu, Sri Lanka memilih fokus kepada pasar domestik ketimbang mengekspor ke luar negeri. Akibatnya, pendapatan ekspor rendah hingga tangihan impor bertambah. Berikut timeline krisis ekonomi Sri Lanka hingga bangkrut, melansir dari Al-Jazeera, Senin (27/6/2022).
1. Rumah Presiden Terancam: 31 Maret 2022
Ratusan pengunjuk rasa yang dikerahkan oleh aktivis media sosial, menyerbu rumah Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa. Dalam upaya itu, massa menuntut pengunduran diri sang Presiden karena dituding sebagai biang kerok kesengsaraan masyarakat di Sri Lanka.
2. Keadaan Negara Darurat: 1 April 2022