Bangun Bisnis Bareng Sahabat: Tidak Mudah dan Ada Fase Kelahi
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 02 Juli 2022 - 11:45 WIB
Tiga sahabat pendiri jenama fesyen lokal, Kami. Foto: Istimewa.
Membangun usaha dengan menggandeng partner bisa dibilang gampang-gampang susah, karena ada dua sisi yang menyertainya. Satu sisi mempermudah membangun sebuah bisnis, namun di sisi lain rentan dengan konflik.
Namun, sepertinya hal tersebut tak berlaku bagi pendirifesyen modest lokal, Kami. Tiga sahabat perempuan,Istafiana Candarini, Nadya Karina dan Afina Candarini mendirikan produk fesyen ini pada 2009 silam.
Baca juga: Jenama Modest Lokal Hadirkan Koleksi Baju Olahraga Muslimah
Finance Director of Kami. Afina Candarini mengaku tidak mudah membangun bisnis bersama sahabat maupun saudara tetapiKami. bisa melaluinya, sebab mereka tidak pernah mencampuradukkan urusan pribadi dengan bisnis.
"Aku sama Irin itu saudara, kita dan Karin itu berteman dan di Kami. kita masing-masing ada bagiannya sendiri. Irin mengurus marketing, aku manajemen dan produksi serta Karin sisi kreatifnya. Jadi kita itu tidak bisa hidup satu sama lain, kita sudah terikatlah istilahnya," ujar Afi kepada Langit7 di acara peluncuran Kami. Flow, di Jakarta, Jumat, (1/7/2022).
"Di Kami. kita punya visi dan misi, jadi tidak pernah melibatkan masalah pribadi dalam urusan bisnis," lanjut dia.
Dia menambahkan, untuk pengambilan keputusan mereka menggunakan sistem voting, dan pilihan terbanyak yang akan dipilih.
Namun, sepertinya hal tersebut tak berlaku bagi pendirifesyen modest lokal, Kami. Tiga sahabat perempuan,Istafiana Candarini, Nadya Karina dan Afina Candarini mendirikan produk fesyen ini pada 2009 silam.
Baca juga: Jenama Modest Lokal Hadirkan Koleksi Baju Olahraga Muslimah
Finance Director of Kami. Afina Candarini mengaku tidak mudah membangun bisnis bersama sahabat maupun saudara tetapiKami. bisa melaluinya, sebab mereka tidak pernah mencampuradukkan urusan pribadi dengan bisnis.
"Aku sama Irin itu saudara, kita dan Karin itu berteman dan di Kami. kita masing-masing ada bagiannya sendiri. Irin mengurus marketing, aku manajemen dan produksi serta Karin sisi kreatifnya. Jadi kita itu tidak bisa hidup satu sama lain, kita sudah terikatlah istilahnya," ujar Afi kepada Langit7 di acara peluncuran Kami. Flow, di Jakarta, Jumat, (1/7/2022).
"Di Kami. kita punya visi dan misi, jadi tidak pernah melibatkan masalah pribadi dalam urusan bisnis," lanjut dia.
Dia menambahkan, untuk pengambilan keputusan mereka menggunakan sistem voting, dan pilihan terbanyak yang akan dipilih.