LANGIT7.ID, - Jakarta - Membangun usaha dengan menggandeng partner bisa dibilang gampang-gampang susah, karena ada dua sisi yang menyertainya. Satu sisi mempermudah membangun sebuah bisnis, namun di sisi lain rentan dengan konflik.
Namun, sepertinya hal tersebut tak berlaku bagi pendiri
fesyen modest lokal, Kami. Tiga sahabat perempuan, Istafiana Candarini, Nadya Karina dan Afina Candarini mendirikan produk fesyen ini pada 2009 silam.
Baca juga: Jenama Modest Lokal Hadirkan Koleksi Baju Olahraga MuslimahFinance Director of Kami. Afina Candarini mengaku tidak mudah membangun bisnis bersama sahabat maupun saudara tetapi
Kami. bisa melaluinya, sebab mereka tidak pernah mencampuradukkan urusan pribadi dengan bisnis.
"Aku sama Irin itu saudara, kita dan Karin itu berteman dan di Kami. kita masing-masing ada bagiannya sendiri. Irin mengurus marketing, aku manajemen dan produksi serta Karin sisi kreatifnya. Jadi kita itu tidak bisa hidup satu sama lain, kita sudah terikatlah istilahnya," ujar Afi kepada Langit7 di acara peluncuran Kami. Flow, di Jakarta, Jumat, (1/7/2022).
"Di Kami. kita punya visi dan misi, jadi tidak pernah melibatkan masalah pribadi dalam urusan bisnis," lanjut dia.
Dia menambahkan, untuk pengambilan keputusan mereka menggunakan sistem voting, dan pilihan terbanyak yang akan dipilih.
"Dan alhamdulillah Kami. ini kan kita anggap seperti anak sendiri jadi urusnya bareng-bareng," katanya.
Menurut dia, memang dalam
bisnis tentunya ada naik turun dan fase berkelahi sesama rekan juga mereka alami terlebih ketiganya punya hubungan dekat, akan tetapi hal tersebut tidak berpengaruh.
"Berantem ada, malah sering. Tapi enggak ada pengaruhnya sama Kami.," turur Afi.
Lebih lanjut, Afi memberikan tips bagi yang ingin memulai bisnis dengan sahabat maupun saudara. Menurut dia, dalam berbisnis yang terberat adalah menjaga inovasi.
Baca juga: Kembangkan Jenama Skin Soul, Amanda Manopo Kedepankan InovasiMaka itu, ketika ingin memulai bisnis Anda harus menjaga hal tersebut. Afi yakin jika itu diterapkan maka bisnis akan maju.
"Untuk yang ingin memulai bisnis bersama teman atau saudara harus ingat yang paling berat itu menjaga inovasi. Kita jangan sebagai pengikut, tapi kita sebagai pembuat inovasi itu. Karena dengan terus inovasi insya allah bisnisnya akan maju terus," pungkasnya.
(est)