Rusia Kibarkan Bendera Kemenangan di Ukraina Timur
Fajar adhitya
Ahad, 03 Juli 2022 - 21:53 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Rusia mengibarkan bendera kemenangan di wilayah Luhansk di Ukraina timur. Rusia pada Ahad (3/6/2022) mengatakan pasukan serta sekutu-sekutunya telah mengambil alih kendali setelah merebut benteng pertahanan terakhir Ukraina, Lysychansk.
Kepada kantor berita TASS, Andrei Marochko, seorang perwira dari Milisi Rakyat Luhansk mengatakan, bendera merah palu dan arit sudah berkibar di gedung administrasi Lysychansk. Marochko mengungkapkan, Lysychansk terkepung dan pasukan Kremlin sudah masuk ke pusat kota, setelah terjadi pertempuran sengit.
Namun, Ukraina belum mengeluarkan pernyataan usai pertempuran hebat dilaporkan berlangsung di wilayah itu. Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengabarkan kepada Presiden Vladimir Putin bahwa Luhansk sudah "dibebaskan".
Baca juga:Rusia Mengaku Kehabisan Senjata untuk Perang di Ukraina
Pernyataan itu muncul setelah Moskow mengatakan pasukannya sudah menguasai desa-desa di sekitar Lysychansk dan mengepung kota tersebut. Menhan Shoigu mengatakan pasukan Rusia beserta sekutu-sekutu mereka di wilayah itu sudah "memegang kendali penuh Kota Lysyschansk".
Sebaliknya, belum ada pernyataan apapun dari pihak militer Ukraina. Sementara itu sebelum Rusia mengumumkan pencapaian terbarunya, Gubernur Luhansk Serhiy Gaida menulis di aplikasi Telegram bahwa pasukan Rusia sedang memperkuat posisi di kawasan Lysychansk.
"Kota itu terbakar," kata Gaida. "Mereka menyerang kota itu dengan menggunakan taktik brutal."
Kepada kantor berita TASS, Andrei Marochko, seorang perwira dari Milisi Rakyat Luhansk mengatakan, bendera merah palu dan arit sudah berkibar di gedung administrasi Lysychansk. Marochko mengungkapkan, Lysychansk terkepung dan pasukan Kremlin sudah masuk ke pusat kota, setelah terjadi pertempuran sengit.
Namun, Ukraina belum mengeluarkan pernyataan usai pertempuran hebat dilaporkan berlangsung di wilayah itu. Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengabarkan kepada Presiden Vladimir Putin bahwa Luhansk sudah "dibebaskan".
Baca juga:Rusia Mengaku Kehabisan Senjata untuk Perang di Ukraina
Pernyataan itu muncul setelah Moskow mengatakan pasukannya sudah menguasai desa-desa di sekitar Lysychansk dan mengepung kota tersebut. Menhan Shoigu mengatakan pasukan Rusia beserta sekutu-sekutu mereka di wilayah itu sudah "memegang kendali penuh Kota Lysyschansk".
Sebaliknya, belum ada pernyataan apapun dari pihak militer Ukraina. Sementara itu sebelum Rusia mengumumkan pencapaian terbarunya, Gubernur Luhansk Serhiy Gaida menulis di aplikasi Telegram bahwa pasukan Rusia sedang memperkuat posisi di kawasan Lysychansk.
"Kota itu terbakar," kata Gaida. "Mereka menyerang kota itu dengan menggunakan taktik brutal."