home global news

Bantah Gaji Pimpinan 250 Juta, Presiden ACT Pertanyakan Sumber Data Tempo

Senin, 04 Juli 2022 - 19:50 WIB
Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar (foto: istimewa)
Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia terkait isu penyelewengan dana di lembaga kemanusiaan tersebut.

Tagar #JanganPercayaACT sempat rampai dan menjadi trending topic di Twitter sejak Senin (4/7/2022) pagi. Tagar itu diramaikan sering pembicaraan dugaan penyelewengan dana sumbangan dari masyarakat.

Salah satu yang turut menjadi sorotan adalah gaji Ketua Dewan Pembina ACT yang jumlahnya fantastis. Bahkan, para pejabat ACT juga mendapatkan berbagai fasilitas mewah. Isu-isu tersebut dilaporkan Majalah Tempo edisi Senin, 4 Juli 2022.

Presiden ACT, Ibnu Khajar, mempertanyakan sumber data yang didapatkan oleh Majalah Tempo. Kendati begitu, dia tidak membantah laporan itu secara keseluruhan.

Baca Juga: Jawab Laporan Tempo, ACT: Masalah Sudah Berlalu, Kami Sedang Berbenah



“Beberapa yang disampaikan benar, tapi tidak semuanya benar. Ada data, ada isu. Ini yang kami ingin sampaikan. Datanya dari mana? Kita tidak tahu data yang didapat oleh Tempo. Kita tidak paham,” kata Ibnu Khajar dalam Konferensi Pers di Jakarta, Senin (4/7/2022).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
act donasi kasus viral filantropi islam aksi cepat tanggap
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya