Presiden ACT: Tidak Ada Bantuan ke Teroris
Muhajirin
Senin, 04 Juli 2022 - 23:00 WIB
Presiden ACT Ibnu Khajar (foto: ACT)
Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) membantah tudingan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi (PPATK) terkait dugaan penyelewengan dana untuk aktivitas terlarang.
Presiden ACT, Ibnu Khajar menegaskan tudingan tersebut tidak benar. ACT, ujarnya, tidak pernah memberikan bantuan ke teroris.
“Dana yang mana? Kami tidak pernah ada bantuan ke teroris,” kata Ibnu Khajar dalam Konferensi Pers di Jakarta, Senin (4/7/2022).
Ibnu Khajar mengaku heran dikaitkan dengan kegiatan terorisme. Padahal, kata dia, selama ini ACT selalu bekerjasama dengan institusi pemerintahan saat menyalurkan bantuan.
Baca juga:Kendaraan Pimpinan ACT Diklaim Hanya Inventaris
Dalam penyaluran program, Ibnu Khajar menyebut selalu ada pejabat pemerintahan yang datang seperti gubernur dan menteri. Saat menyalurkan bantuan pun bekerjasama dengan TNI.
“Kita kerjasama dengan Pangdam Jaya untuk distribusi bantuan dengan bagus,” ucapnya.
Presiden ACT, Ibnu Khajar menegaskan tudingan tersebut tidak benar. ACT, ujarnya, tidak pernah memberikan bantuan ke teroris.
“Dana yang mana? Kami tidak pernah ada bantuan ke teroris,” kata Ibnu Khajar dalam Konferensi Pers di Jakarta, Senin (4/7/2022).
Ibnu Khajar mengaku heran dikaitkan dengan kegiatan terorisme. Padahal, kata dia, selama ini ACT selalu bekerjasama dengan institusi pemerintahan saat menyalurkan bantuan.
Baca juga:Kendaraan Pimpinan ACT Diklaim Hanya Inventaris
Dalam penyaluran program, Ibnu Khajar menyebut selalu ada pejabat pemerintahan yang datang seperti gubernur dan menteri. Saat menyalurkan bantuan pun bekerjasama dengan TNI.
“Kita kerjasama dengan Pangdam Jaya untuk distribusi bantuan dengan bagus,” ucapnya.