Menuju Milad ke-14, Ini Sepak Terjang AQL di Dunia Tadabbur Qur`an
Andi Muhammad
Selasa, 05 Juli 2022 - 10:32 WIB
Pimpinan AQL Islamic Center Ustaz Bachtiar Nasir (UBN). Foto: Istimewa.
AQL Islamic Center akan menggelar Milad ke-14 pada 1 Muharram 1444 H/30 Juli 2022 mendatang. Pimpinan AQL Islamic Center, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN), mengatakan, Milad ke-14 AQL akan mengusung tagline #BahagiaKhatamQur’an.
Tema besar itu berasal dari keberkahan-keberkahan yang dirasakan semenjak UBN menjalankan gerakan khatam Qur’an. Setiap bulan ada sekitar 500 orang ikut meramaikan program Khatam Qur’an secara luring.
“Yang akan ikut, target, kita ajak umat Islam Indonesia. Yuk bersama-sama dalam rangka meraih keberkahan Al Quran diawal tahun Hijriyyah, ayo kita sama-sama khatam Qur`an,” kata UBN dalam keterangannya, Selasa (5/7/2022).
Baca Juga:Khutbah Jumat UBN: Menyucikan Allah Yang Maha Tinggi
Pada acara tersebut, AQL juga akan menggelar Award Tokoh Qur’an, berbagi hadiah kepada jamaah AQL dan penampilan dari unit-unit AQL.
UBN menceritakan, AQL berdiri pada 1 Muharram 1430 H atau pada 2008 M sebagai lembaga berbentuk formal. Ini pertama kali bergulir di Ma’had Ar-Rahman Qur’anic College (AQC), Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
Alumni Universitas Madinah itu mengaku sudah mengajar tadabbur sejak tahun 2000-an. Namun, dakwah itu masih bersifat personal, tidak terstruktur dalam bentuk yayasan.
Tema besar itu berasal dari keberkahan-keberkahan yang dirasakan semenjak UBN menjalankan gerakan khatam Qur’an. Setiap bulan ada sekitar 500 orang ikut meramaikan program Khatam Qur’an secara luring.
“Yang akan ikut, target, kita ajak umat Islam Indonesia. Yuk bersama-sama dalam rangka meraih keberkahan Al Quran diawal tahun Hijriyyah, ayo kita sama-sama khatam Qur`an,” kata UBN dalam keterangannya, Selasa (5/7/2022).
Baca Juga:Khutbah Jumat UBN: Menyucikan Allah Yang Maha Tinggi
Pada acara tersebut, AQL juga akan menggelar Award Tokoh Qur’an, berbagi hadiah kepada jamaah AQL dan penampilan dari unit-unit AQL.
UBN menceritakan, AQL berdiri pada 1 Muharram 1430 H atau pada 2008 M sebagai lembaga berbentuk formal. Ini pertama kali bergulir di Ma’had Ar-Rahman Qur’anic College (AQC), Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
Alumni Universitas Madinah itu mengaku sudah mengajar tadabbur sejak tahun 2000-an. Namun, dakwah itu masih bersifat personal, tidak terstruktur dalam bentuk yayasan.