Sambut Idul Adha 2022, Wapres: Kurban jadi Bukti Kepekaan Sosial
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 09 Juli 2022 - 20:44 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia K.H. Maruf Amin (Foto: Setneg)
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin bersiap menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 H di tanah suci Makkah sembari melaksanakan ibadah haji. Hari Raya Idul Adha atau yang disebut sebagai Hari Raya Kurban ini menganjurkan kepada umat Islam untuk menyembelih hewan kurban seperti kambing, sapi maupun unta.
Menurut Wapres Ma'ruf, menyembelih hewan kurban merupakan wujud pelaksanaan tuntunan agama. Selain itu, berkurban juga mengandung dampak sosial yang positif karena dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga:Wapres: Hewan Kurban Terjangkit PMK Tidak Sah
"Kurban dapat menjadi bukti kepekaan sosial bagi kita untuk berbagi dan peduli kepada sesama. Apalagi pasca pandemi seperti sekarang ini," ujar Wapres dalam keterangan secara virtual, Sabtu (09/07/2022).
Ma'ruf Amin menjelaskan menyembelih hewan kurban hukumnya sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan). Bahkan, ada ulama yang mewajibkan karena besarnya manfaat yang dihasilkan.
"Umat Islam sangat dianjurkan setidak-tidaknya sebagai sunnah muakkadah untuk menyembelih kurban. Bahkan di antara ulama ada yang mewajibkan untuk menyembelih kurban," kata Ma'ruf.
Baca Juga:Refleksi Idul Adha, Muhammadiyah Ajak Umat Bangun Kesalehan Kolektif
Menurut Wapres Ma'ruf, menyembelih hewan kurban merupakan wujud pelaksanaan tuntunan agama. Selain itu, berkurban juga mengandung dampak sosial yang positif karena dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga:Wapres: Hewan Kurban Terjangkit PMK Tidak Sah
"Kurban dapat menjadi bukti kepekaan sosial bagi kita untuk berbagi dan peduli kepada sesama. Apalagi pasca pandemi seperti sekarang ini," ujar Wapres dalam keterangan secara virtual, Sabtu (09/07/2022).
Ma'ruf Amin menjelaskan menyembelih hewan kurban hukumnya sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan). Bahkan, ada ulama yang mewajibkan karena besarnya manfaat yang dihasilkan.
"Umat Islam sangat dianjurkan setidak-tidaknya sebagai sunnah muakkadah untuk menyembelih kurban. Bahkan di antara ulama ada yang mewajibkan untuk menyembelih kurban," kata Ma'ruf.
Baca Juga:Refleksi Idul Adha, Muhammadiyah Ajak Umat Bangun Kesalehan Kolektif