Sama-sama Dosa Besar, Ini Perbedaan Syirik dan Murtad
Mahmuda attar hussein
Selasa, 12 Juli 2022 - 14:35 WIB
Sama-sama Dosa Besar, Ini Perbedaan Syirik dan Murtad. (Foto: Istimewa).
Ada beberapa dosa besar yang harus dijauhi umat Islam, di antaranya syirik dan murtad. Keduanya sama-sama dibenci oleh Allah SWT, namun ada perbedaan mendasar.
Syirik dapat diartikan sebagai perbuatan menyembah atau menyekutukan sesuatu selain Allah SWT. Sedangkan murtad adalah sikap meninggalkan suatu agama yang menyebabkan seseorang ingkar terhadap agama yang diyakini sebelumnya.
Pendakwah, Ustadz Khalid Basalamah menyebutkan ketauhidan seorang muslim memiliki kedudukan luar biasa. Hal ini bersinggungan dengan dosa syirik dan ancaman yang akan diberikan Allah SWT.
"Bahaya dosa syirik di sini sangat besar. Bahkan Allah SWT dalam hadits qudsi menyebutkan akan mengampuni seluruh dosa hamba-Nya sekalipun itu sepenuh bumi, asalkan tidak menyekutukan-Nya," kata dia dalam kutipan ceramahnya, Selasa (12/7/2022).
Baca Juga:4 Dosa Besar yang Disepelekan Umat Islam, Jangan Tunda Taubat
Adapun perilaku syirik ini seperti kebiasaan orang-orang pada masa jahiliyah. Di mana mereka menggunakan sebuah media, salah satunya seperti berhala sebagai perantara untuk menyampaikan doa.
"Kalau ditanya 'Siapa yang menciptakan langit dan bumi?' Mereka tahu jawabannya adalah Allah. Tapi mereka tetap menggunakan berhala sebagai perantara atau media dalam ibadah, padahal Allah tidak butuh perantara," ujar dia.
Syirik dapat diartikan sebagai perbuatan menyembah atau menyekutukan sesuatu selain Allah SWT. Sedangkan murtad adalah sikap meninggalkan suatu agama yang menyebabkan seseorang ingkar terhadap agama yang diyakini sebelumnya.
Pendakwah, Ustadz Khalid Basalamah menyebutkan ketauhidan seorang muslim memiliki kedudukan luar biasa. Hal ini bersinggungan dengan dosa syirik dan ancaman yang akan diberikan Allah SWT.
"Bahaya dosa syirik di sini sangat besar. Bahkan Allah SWT dalam hadits qudsi menyebutkan akan mengampuni seluruh dosa hamba-Nya sekalipun itu sepenuh bumi, asalkan tidak menyekutukan-Nya," kata dia dalam kutipan ceramahnya, Selasa (12/7/2022).
Baca Juga:4 Dosa Besar yang Disepelekan Umat Islam, Jangan Tunda Taubat
Adapun perilaku syirik ini seperti kebiasaan orang-orang pada masa jahiliyah. Di mana mereka menggunakan sebuah media, salah satunya seperti berhala sebagai perantara untuk menyampaikan doa.
"Kalau ditanya 'Siapa yang menciptakan langit dan bumi?' Mereka tahu jawabannya adalah Allah. Tapi mereka tetap menggunakan berhala sebagai perantara atau media dalam ibadah, padahal Allah tidak butuh perantara," ujar dia.