home wirausaha syariah

Kotak Kado Respati Craft, Tembus Pasar Arab Saudi dan Singapura

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 20:10 WIB
Perajin dari respati craft menyelesaikan pembuatan kotak kado (Foto : Langit7.Id/Arif Purniawan )
Bermula hanya menjadi reseller kotak kado, Wahyu Sulistiyawan kini sukses merintis usaha sendiri dengan brand Respati Craft di Pakintelan RT 5 RW 5 Gunungpati Kota Semarang. Usaha ini kali pertama digeluti sejak 2016, setelah dirinya resign dari jurnalis foto salah satu media lokal.

Saat masih menjadi fotografer, istrinya Mardiana Kusumastuti, yang fokus untuk memasarkan kotak kado ke beberapa toko souvenir buatan kerabat. Akan tetapi, kini lelaki 35 tahun ini sudah bisa memproduksi ratusan kotak kado.

Bahkan, sudah mengirim orderan dari orang Indonesia yang tinggal di Arab Saudi dan Singapura, sebanyak 300 pieces. Pesanan terjauh di dalam negari datang dari Papua.

Memang, tidak mudah untuk bisa menembus pasar dengan segmen pembeli orang asing dari luar negeri. Saking banyaknya pesanan, ia sempat menggunakan jasa mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), untuk merampungkan pesanan. Akan tetapi, hal itu tidak berjalan lama karena ternyata tidak efektif.

“Dulu pernah saya mendatangkan 7 mahasiswa. Tapi ya itu, namanya mahasiswa waktunya tidak bisa dimaksimalkan, karena masih harus kuliah dan menyelesaikan tugas akhir, akhirnya sebagian besar tidak saya perpanjang kontraknya. Karena pekerjaan jadi terbengkalai,” kata Wahyu Sulistiyawan kepada Langit7.Id, Jumat, (6/8/2021).

Kotak kado Respati Craft harganya bervariatif, mulai Rp10.000 yang berukuran 10x10 cm, dan paling mahal sampai Rp80.000, tergantung ukuran dan penambahan aksesoris. Karena ada juga yang minta ditambahi gembok dan print warna sesuai pesanan. Harganya berbeda jika hanya berbahan kertas karton polos.

Wahyu menuturkan, pada saat ramai-ramainya pesanan, dalam sebulan ia bisa mendapatkan omzet Rp25 juta. Akan tetapi, sejak Maret 2020, ketika virus Corona mulai mencuat, produksinya pun dikurangi, karena minimnya pesanan sampai dengan saat ini. Apalagi ongkos kirim ke luar kota yang cukup mahal, membuat banyak calon pembeli membatalkan order.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya