home global news

Saran Muhammadiyah Cegah Kemunculan Lembaga Filantropi Nakal

Kamis, 14 Juli 2022 - 15:20 WIB
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Abdul Muti (foto: muhammadiyah.or.id)
Sekretaris Umum Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, memberikan saran cara mencegah kemunculan lembaga filantropi nakal. Cara itu diperlukan untuk menjaga budaya masyarakat Indonesia yang terkenal dermawan.

Dia mengatakan, saat pandemi Covid-19 mewabah, Indonesia justru menempati peringkat pertama sebagai negara paling dermawan di dunia. Itu menurut penelitian Charities Aid Foundation (CAF) World Giving Index 2021.

Sebagai negara paling dermawan, maka tantangan masyarakat adalah memastikan dana yang disumbangkan dikelola dengan amanah. Dana donasi itu harus sampai ke tangan orang yang membutuhkan dan tidak diselewengkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Baca:Pecat Pengelola Tak Amanah, Cara Khalifah Umar Hindari Penyelewengan Donasi Umat

“Ini juga jadi bagian dari tantangan kita semua khususnya bagi masyarakat yang sudah memberikan kepercayaan yang tinggi kepada lembaga filantropi Islam,” kata Abdul Mu’ti dalam webinar bertajuk “Merajuk Marwah Lembaga Amil Zakat”, dikutip Kamis (14/7/2022).

Dia menegaskan, keberadaan lembaga dana umat memiliki andil dalam pencapaian Indonesia sebagai negara paling dermawan dari CAF World Giving Index.

“Ini perkembangan yang menggembirakan karena zakat, infak, dan sedekah bisa jadi salah satu pilar ekonomi dan bagian penting dari kedermawanan itu dikelola secara profesional,” ucapnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muhammadiyah filantropi islam amil zakat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya