Harga Komoditas Terasa Naik, Krisis Pangan Kini di Depan Mata
Mahmuda attar hussein
Ahad, 17 Juli 2022 - 13:40 WIB
Ilustrasi kenaikan harga komoditas pangan. (Foto: Istimewa).
Isu krisis pangan menjadi salah satu pembahasan High Level Seminar G20 Indonesia 2022 di Nusa Dua, Bali. Kondisi ini menyebabkan harga pangan global naik 20 persen.
Krisis pangan sudah mulai terasa, saat ini sejumlah harga komoditas naik. Banyak negara yang sudah merasakan dampak tersebut sekarang ini.
Pengamat dari Fakultas Pertanian UGM, Jaka Widada mengatakan, krisis pangan sudah ada ditandai dengan iklim yang tidak menentu, hujan ekstrem, bencana alam dan lain-lain.
Akibatnya petani gagal panen karena kebanjiran atau kekeringan dan gagal panen karena ledakan hama dan penyakit.
Baca Juga: Ahli Pertanian G20 Rekomendasikan Intervensi Teknologi
"Itu sebenarnya tanda-tanda krisis pangan. Jumlah penduduk terus naik, sementara pangan yang ada tidak seimbang dengan populasi manusia," kata Jaka dikutip Ahad (17/7/2022).
Untuk menghadapi krisis pangan, kata dia, ada sejumlah upaya yang mesti dilakukan bersama, antara pemerintah dan masyarakatnya.
Krisis pangan sudah mulai terasa, saat ini sejumlah harga komoditas naik. Banyak negara yang sudah merasakan dampak tersebut sekarang ini.
Pengamat dari Fakultas Pertanian UGM, Jaka Widada mengatakan, krisis pangan sudah ada ditandai dengan iklim yang tidak menentu, hujan ekstrem, bencana alam dan lain-lain.
Akibatnya petani gagal panen karena kebanjiran atau kekeringan dan gagal panen karena ledakan hama dan penyakit.
Baca Juga: Ahli Pertanian G20 Rekomendasikan Intervensi Teknologi
"Itu sebenarnya tanda-tanda krisis pangan. Jumlah penduduk terus naik, sementara pangan yang ada tidak seimbang dengan populasi manusia," kata Jaka dikutip Ahad (17/7/2022).
Untuk menghadapi krisis pangan, kata dia, ada sejumlah upaya yang mesti dilakukan bersama, antara pemerintah dan masyarakatnya.