Demokrat Respons Wacana Duet Anies-AHY di Pilpres 2024
Fajar adhitya
Jum'at, 22 Juli 2022 - 21:04 WIB
Momen Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono bersama Gubernur DKI Anies Baswedan di perhelatan Formula E, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/6/2022). (Foto: Instagram/@agusyudhoyono)
Partai Demokrat merespons wacana kolaborasi Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kontestasi Pilpres 2024. Keduanya dinilai sebagai pasangan yang bisa saling melengkapi satu sama lain.
AHY sebagai Ketua Umum Demokrat dinilai berhasil menjadi motor penggerak dan mampu melesatkan elektabilitas partai lewat berbagai isu publik. Sementara Anies dianggap berpengalaman dalam pemerintahan sejak menjadi menteri hingga duduk sebagai gubernur DKI Jakarta.
Baca Juga:Survei: Potensi Politik Identitas Minim Terjadi pada Pemilu 2024
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan Demokrat tak ingin tergesa-gesa melakukan deklarasi, baik untuk pasangan capres-cawapres maupun pembentukan koalisi. "Karenanya wajar jika muncul spekulasi kami, Demokrat bersama Nasdem dan PKS akan mengusung Anies dan AHY," katanya dalam diskusi daring bertajuk 'Dihadang Isu Politik Identitas, Elektabilitas Anies-AHY Melesat' dikutip Jumat (22/7/2022).
Herzaky menyiratkan tipikal partai politik pada umumnya. Selain visi misi capres yang diusung, pencalonan lewat koalisi juga harus mempertimbangkan potensi kemenangan.
"Bagaimanapun juga kan harus 20 persen (ambang patas penalonan capres-cawapres), sedangkan Demokrat modalnya baru 9,36 persen. Nah ini, bentuk dulu koalisi setelah itu kami akan diskusikan di dalam," ucap Herzaky.
Baca Juga:Prabowo-Khofifah, Pengamat: Perpaduan Pas Nasionalis Religius
AHY sebagai Ketua Umum Demokrat dinilai berhasil menjadi motor penggerak dan mampu melesatkan elektabilitas partai lewat berbagai isu publik. Sementara Anies dianggap berpengalaman dalam pemerintahan sejak menjadi menteri hingga duduk sebagai gubernur DKI Jakarta.
Baca Juga:Survei: Potensi Politik Identitas Minim Terjadi pada Pemilu 2024
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan Demokrat tak ingin tergesa-gesa melakukan deklarasi, baik untuk pasangan capres-cawapres maupun pembentukan koalisi. "Karenanya wajar jika muncul spekulasi kami, Demokrat bersama Nasdem dan PKS akan mengusung Anies dan AHY," katanya dalam diskusi daring bertajuk 'Dihadang Isu Politik Identitas, Elektabilitas Anies-AHY Melesat' dikutip Jumat (22/7/2022).
Herzaky menyiratkan tipikal partai politik pada umumnya. Selain visi misi capres yang diusung, pencalonan lewat koalisi juga harus mempertimbangkan potensi kemenangan.
"Bagaimanapun juga kan harus 20 persen (ambang patas penalonan capres-cawapres), sedangkan Demokrat modalnya baru 9,36 persen. Nah ini, bentuk dulu koalisi setelah itu kami akan diskusikan di dalam," ucap Herzaky.
Baca Juga:Prabowo-Khofifah, Pengamat: Perpaduan Pas Nasionalis Religius