WHO Tetapkan Wabah Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Global
Garry Talentedo Kesawa
Ahad, 24 Juli 2022 - 05:05 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah cacar monyet atau monkeypox sebagai darurat kesehatan global. Cacar monyet diklaim telah mewabah lebih dari 70 negara dan perlu mendapatkan perhatian serius dari internasional.
"Wabah ini telah menyebar ke seluruh dunia dengan cepat melalui mode penularan baru yang kami pahami terlalu sedikit dan yang memenuhi kriteria dalam peraturan kesehatan internasional," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di Jenewa,seperti dilansir dari Al Jazeera, Sabtu (24/7/2022).
Baca Juga:Cegah Cacar Monyet, Yuk Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat
Keputusan ini dikeluarkan meskipun kurangnya konsensus di antara para ahli yang bertugas di komite darurat badan kesehatan PBB. Ini adalah pertama kalinya kepala badan kesehatan PBB mengambil tindakan seperti itu. "Saya tahu ini bukan proses yang mudah atau langsung dan ada perbedaan pandangan di antara para anggota komite," tambahnya.
Sejauh ini, lanjut Tedros, tercatat lebih dari 16.000 kasus cacar monyet yang dilaporkan dari 75 negara dan wilayah. Adapun angka kematian akibat cacar monyet ini tercatat lima orang.
Pernyataan WHO tersebut sekaligus menjadi alarm internasional untuk saling berkoordinasi, membuka pendanaan serta berkolaborasi dalam berbagi vaksin maupun perawatan.
Baca Juga:Kemenkes Ungkap Cara Pencegahan Cacar Monyet
"Wabah ini telah menyebar ke seluruh dunia dengan cepat melalui mode penularan baru yang kami pahami terlalu sedikit dan yang memenuhi kriteria dalam peraturan kesehatan internasional," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di Jenewa,seperti dilansir dari Al Jazeera, Sabtu (24/7/2022).
Baca Juga:Cegah Cacar Monyet, Yuk Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat
Keputusan ini dikeluarkan meskipun kurangnya konsensus di antara para ahli yang bertugas di komite darurat badan kesehatan PBB. Ini adalah pertama kalinya kepala badan kesehatan PBB mengambil tindakan seperti itu. "Saya tahu ini bukan proses yang mudah atau langsung dan ada perbedaan pandangan di antara para anggota komite," tambahnya.
Sejauh ini, lanjut Tedros, tercatat lebih dari 16.000 kasus cacar monyet yang dilaporkan dari 75 negara dan wilayah. Adapun angka kematian akibat cacar monyet ini tercatat lima orang.
Pernyataan WHO tersebut sekaligus menjadi alarm internasional untuk saling berkoordinasi, membuka pendanaan serta berkolaborasi dalam berbagi vaksin maupun perawatan.
Baca Juga:Kemenkes Ungkap Cara Pencegahan Cacar Monyet