Komnas HAM Sebut Brigadir J Masih Hidup saat Perjalanan Magelang-Jakarta
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 27 Juli 2022 - 18:59 WIB
Kantor Komnas HAM di Jakarta Pusat. (Foto: Dok. Komnasham.go.id)
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan temuan barunya dalam kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di kediaman Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo. Dugaan Brigadir J tewas dalam perjalanan dari Magelang ke Jakarta tidak terbukti.
Berdasarkan keterangan dari sejumlah pihak, menyatakan Brigadir J masih hidup saat tiba di Jakarta, Jumat (8/7) lalu. Bahkan, Brigadir J disebut-sebut masih sempat bercengkerama dengan rekan-rekannya sesama ajudan atau aide-de-camp (ADC) Irjen Ferdy Sambo.
Baca Juga:Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Libatkan Banyak Pihak
"Forum tertawa-tawa itu forum antara ADC ya, sebelum kematian. Lokasinya di Jakarta," kata Komisioner Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anamkepada wartawan, Rabu (27/7/2022).
Anam mengungkapkan bahwa dalam momen itu ada sosok Brigadir J. Atas hal tersebut, Anam menuturkan dugaan Bridadir J tewas dalam perjalanan Magelang-Jakarta salah.
"Itu ngobrol nyantai begini dan tertawa-tawa, siapa yang tertawa? Termasuk J. Jadi, kalau ini seolah-olah dibunuh dengan tertawa-tawa antara Magelang dan Jakarta sudah itu salah," ungkapnya.
Baca Juga:Komnas HAM Beberkan Temuan Baru Soal Luka di Tubuh Brigadir J
Berdasarkan keterangan dari sejumlah pihak, menyatakan Brigadir J masih hidup saat tiba di Jakarta, Jumat (8/7) lalu. Bahkan, Brigadir J disebut-sebut masih sempat bercengkerama dengan rekan-rekannya sesama ajudan atau aide-de-camp (ADC) Irjen Ferdy Sambo.
Baca Juga:Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Libatkan Banyak Pihak
"Forum tertawa-tawa itu forum antara ADC ya, sebelum kematian. Lokasinya di Jakarta," kata Komisioner Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anamkepada wartawan, Rabu (27/7/2022).
Anam mengungkapkan bahwa dalam momen itu ada sosok Brigadir J. Atas hal tersebut, Anam menuturkan dugaan Bridadir J tewas dalam perjalanan Magelang-Jakarta salah.
"Itu ngobrol nyantai begini dan tertawa-tawa, siapa yang tertawa? Termasuk J. Jadi, kalau ini seolah-olah dibunuh dengan tertawa-tawa antara Magelang dan Jakarta sudah itu salah," ungkapnya.
Baca Juga:Komnas HAM Beberkan Temuan Baru Soal Luka di Tubuh Brigadir J