Puncak Milad AQL, UBN Umumkan Transformasi Jadi Ormas ADABQU
Andi Muhammad
Senin, 01 Agustus 2022 - 18:28 WIB
Pimpinan AQL Islamic Center KH Bachtiar Nasir. Foto: Istimewa.
Pimpinan AQL Islamic Center KH Bachtiar Nasir mengumumkan perubahan badan hukum dari Yayasan Pusat Peradaban Qur’an menjadi Perkumpulan Pusat Peradaban Qur’an (ADABQU). Menurut KH Bachtiar Nasir yang akrab disapa UBN, perubahan ini merupakan transformasi dari yayasan yang ruang lingkupnya terbatas menjadi organisasi masyarakat.
“Artinya dari sebuah gerakan pendidikan dan dakwah semata-mata, sekarang Insya Allah menanjak menjadi sebuah ormas bernama ADABQU yang akan ada pengurus pusat, pengurus wilayah, pengurus daerah, cabang hingga ranting di seluruh Indonesia,” kata UBN dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (1/8/2022).
UBN menjelaskan, untuk kelengkapan organisasi ADABQU seperti lambang, bendera, hingga AD ART sudah dipersiapkan. Dalam waktu dekat, ADABQU akan menggelar Rakernas dan akan dilantik pengurus-pengurus wilayah.
Baca Juga:UBN Sampaikan 7 Resolusi Peradaban Al-Quran di Milad ke 14 AQL
“ADABQU ini organik saja. Ya, karena kita bermula dari kerja. Bukan dari figur dan isu. Itu pun gagasanya dari bawah. Saya hanya beri gambaran umum, mereka yang rapat di semua unit, dan menyusun draf ini (ADABQU). Pengurus ADABQU ini pun anak-anak muda,” ujarnya.
Diungkapkan UBN, transformasi ini berangkat dari gagasan besar yang telah dicita-citakan untuk membangun peradaban Qur’an. Gagasan besar yang akan dijalankan melalui ADABQU dilandasai oleh pemahaman bahwa bangkitnya sebuah peradaban bukanlah berwujud pada sosok-sosok yang sering dikultuskan menjadi sosok-sosok pemberontak belaka.
Namun, peradaban termasuk As-Shahwah Al-Islamiyah bermula dari kokohnya iman dan tegaknya tauhid pada setiap individu. Kemudian, jelas UBN, setelah tegaknya tauhid dalam diri setiap individu, peradaban dikatakan bangkit jika tauhid tersebut dimplementasikan dalam bentuk ibadah.
“Artinya dari sebuah gerakan pendidikan dan dakwah semata-mata, sekarang Insya Allah menanjak menjadi sebuah ormas bernama ADABQU yang akan ada pengurus pusat, pengurus wilayah, pengurus daerah, cabang hingga ranting di seluruh Indonesia,” kata UBN dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (1/8/2022).
UBN menjelaskan, untuk kelengkapan organisasi ADABQU seperti lambang, bendera, hingga AD ART sudah dipersiapkan. Dalam waktu dekat, ADABQU akan menggelar Rakernas dan akan dilantik pengurus-pengurus wilayah.
Baca Juga:UBN Sampaikan 7 Resolusi Peradaban Al-Quran di Milad ke 14 AQL
“ADABQU ini organik saja. Ya, karena kita bermula dari kerja. Bukan dari figur dan isu. Itu pun gagasanya dari bawah. Saya hanya beri gambaran umum, mereka yang rapat di semua unit, dan menyusun draf ini (ADABQU). Pengurus ADABQU ini pun anak-anak muda,” ujarnya.
Diungkapkan UBN, transformasi ini berangkat dari gagasan besar yang telah dicita-citakan untuk membangun peradaban Qur’an. Gagasan besar yang akan dijalankan melalui ADABQU dilandasai oleh pemahaman bahwa bangkitnya sebuah peradaban bukanlah berwujud pada sosok-sosok yang sering dikultuskan menjadi sosok-sosok pemberontak belaka.
Namun, peradaban termasuk As-Shahwah Al-Islamiyah bermula dari kokohnya iman dan tegaknya tauhid pada setiap individu. Kemudian, jelas UBN, setelah tegaknya tauhid dalam diri setiap individu, peradaban dikatakan bangkit jika tauhid tersebut dimplementasikan dalam bentuk ibadah.