home edukasi & pesantren

Latar Belakang Momen Hijrah Dipilih sebagai Patokan Penanggalan Islam

Selasa, 10 Agustus 2021 - 07:00 WIB
ilustrasi perjalanan di Padang Pasir (foto: langit7.id/istock)
Ulama asal Pasuruan Jawa Timur Habib Abubakar Assegaf menceritakan latar belakang momen hijrah dipilih sebagai awal penanggalan dalam Islam.

Pada awalnya, tutur Habib Abubakar, umat Islam masih menggunakan penanggalan masehi. Bahkan penanggalan dalam surat menyurat hingga masa Khalifah Umar bin Khattab masih pula menggunakan patokan tanggal dalam tahun masehi.

Maka Khalifah Umar bin Khattab mengumpulkan para sahabat Nabi yang masih hidup ketika itu, untuk bermusyawarah menentukan penanggalan sendiri milik Islam.

"Ada sahabat yang mengusulkan awal tahun penanggalan Islam dimulai dari lahirnya Nabi, ada yang mengusulkan dari bi'tsah atau dilantiknya Nabi menjadi Rasul, ada juga yang usul dari wafatnya Nabi," ungkap Habib Abubakar Assegaf melalui keterangan tertulis, Senin (9/8/2021).

Akhirnya, Sayyidina Umar bin Khattab memutuskan penanggalan milik umat Islam dimulai dari momen hijrahnya Nabi SAW.

"Yang menarik adalah alasan beliau, karena hijrahnya Nabi adalah momentum pemisah antara perkara yang Haq dengan yang Bathil," terang Habib Abubakar.

Maka sejak saat itu umat Islam memiliki penanggalan atau kalender sendiri yang disebut Hijriyah dinisbatkan pada peristiwa hijrah yang diawali pada bulan Muharram.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
hijrah 1 muharram kalender hijriah habib abubakar assegaf
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya