Viral Bayi 6 Bulan Meninggal Dunia usai Perjalanan Naik Motor
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 08 Agustus 2022 - 09:50 WIB
Ilustrasi bayi meninggal dunia usai perjalanan jauh. (Foto: Pixabay).
Kasus viral bayi 6 bulan meninggal dunia usai naik motor dari Tegal-Surabaya. Hal diungkap oleh unggahan sang ayahnya di akun Twitter @JungkangFamiliy.
"Tolong jangan tiru ketololan saya yang ajak anak bayi usia 6 bulan untuk nonton bola di jam malam. Anak saya akhirnya meninggal dunia akibat masuk angin. Cukup saya saja yg tolol. Yang lain jangan," kata pemilik akun @jungkangFamily dikutip, Senin (8/8/2022).
Dokter Spesialis Anak, dr Kurniawan Satria Denta mengatakan, membawa bayi dalam perjalanan naik motor sangat berbahaya. Sebab usia mereka masih rentan dan bisa mudah cidera.
"Sekitar 30 persen bobot bayi ada di kepalanya, dengan leher yang belum mampu menopang kepala, secara biomekanik kepala bayi jadi seperti bandul yang bisa berayun tanpa tahanan yang cukup," kata dr Denta.
Baca Juga: Poster Viral Kompetisi Sabung Ayam, Begini Hukumnya dalam Islam
"Risikonya cidera kepala berat, perdarahan otak, dan lainnya. Bayi diayun-ayun saja bisa shaken baby syndrome, apalagi kalo naik motor," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, risikonya tidak hanya di cedera kepala, tapi juga trauma multipel, alias cedera di beberapa bagian tubuh yang terjadi bersamaan, misal patah rusuk, tungkai, perdarahan rongga perut dan lainnya.
"Tolong jangan tiru ketololan saya yang ajak anak bayi usia 6 bulan untuk nonton bola di jam malam. Anak saya akhirnya meninggal dunia akibat masuk angin. Cukup saya saja yg tolol. Yang lain jangan," kata pemilik akun @jungkangFamily dikutip, Senin (8/8/2022).
Dokter Spesialis Anak, dr Kurniawan Satria Denta mengatakan, membawa bayi dalam perjalanan naik motor sangat berbahaya. Sebab usia mereka masih rentan dan bisa mudah cidera.
"Sekitar 30 persen bobot bayi ada di kepalanya, dengan leher yang belum mampu menopang kepala, secara biomekanik kepala bayi jadi seperti bandul yang bisa berayun tanpa tahanan yang cukup," kata dr Denta.
Baca Juga: Poster Viral Kompetisi Sabung Ayam, Begini Hukumnya dalam Islam
"Risikonya cidera kepala berat, perdarahan otak, dan lainnya. Bayi diayun-ayun saja bisa shaken baby syndrome, apalagi kalo naik motor," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, risikonya tidak hanya di cedera kepala, tapi juga trauma multipel, alias cedera di beberapa bagian tubuh yang terjadi bersamaan, misal patah rusuk, tungkai, perdarahan rongga perut dan lainnya.