Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Viral Bayi 6 Bulan Meninggal Dunia usai Perjalanan Naik Motor

Fifiyanti Abdurahman Senin, 08 Agustus 2022 - 09:50 WIB
Viral Bayi 6 Bulan Meninggal Dunia usai Perjalanan Naik Motor
Ilustrasi bayi meninggal dunia usai perjalanan jauh. (Foto: Pixabay).
LANGIT7.ID, Jakarta - Kasus viral bayi 6 bulan meninggal dunia usai naik motor dari Tegal-Surabaya. Hal diungkap oleh unggahan sang ayahnya di akun Twitter @JungkangFamiliy.

"Tolong jangan tiru ketololan saya yang ajak anak bayi usia 6 bulan untuk nonton bola di jam malam. Anak saya akhirnya meninggal dunia akibat masuk angin. Cukup saya saja yg tolol. Yang lain jangan," kata pemilik akun @jungkangFamily dikutip, Senin (8/8/2022).

Dokter Spesialis Anak, dr Kurniawan Satria Denta mengatakan, membawa bayi dalam perjalanan naik motor sangat berbahaya. Sebab usia mereka masih rentan dan bisa mudah cidera.

"Sekitar 30 persen bobot bayi ada di kepalanya, dengan leher yang belum mampu menopang kepala, secara biomekanik kepala bayi jadi seperti bandul yang bisa berayun tanpa tahanan yang cukup," kata dr Denta.

Baca Juga: Poster Viral Kompetisi Sabung Ayam, Begini Hukumnya dalam Islam

"Risikonya cidera kepala berat, perdarahan otak, dan lainnya. Bayi diayun-ayun saja bisa shaken baby syndrome, apalagi kalo naik motor," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, risikonya tidak hanya di cedera kepala, tapi juga trauma multipel, alias cedera di beberapa bagian tubuh yang terjadi bersamaan, misal patah rusuk, tungkai, perdarahan rongga perut dan lainnya.

Terlebih, kondisi bayi belum bebas bergerak sehingga berisiko kegencet saat berada di motor. Akibatnya risiko cedera semakin tinggi.

"Gerak bayi juga belum bebas, ketika bayi tergencet karena dibonceng di tengah misalnya, dia belum bisa memperbaiki posisi tubuhnya sendiri, jadi makin tinggi lah risiko cedera bayi," katanya.

Kemudian, risiko lainnya yang dapat terjadi pada bayi adalah hipotermia, atau kedinginan. Menurut dr Denta, hal tersebut dapat membuat kesadarnnya terganggu.

"Bayi tidak boleh kedinginan! Bayi dengan hipotermia risiko tinggi untuk mengalami gangguan pernapasan, metabolisme, sampai gangguan kesadaran," katanya.

Meksipun demikian, ia tidak melarang bayi untuk bepergian, akan tetapi menggunakan sepedar motor sangat tidak dianjurkan. Berbeda halnya dengan mobil.

"Yang jelas satu, bawa bayi naik motor sangat tidak direkomendasikan. Baik rute dekat maupun rute jarak jauh," katanya.

"Kalau di mobil perlu baby car seat. Biar kemana-mana walaupun gak pake mobil sendiri (taksi, taksol, bis, kereta atau pesawat), bayi tetep bisa diposisikan dengan aman," ujarnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)