Keragaman Corak Muslim Amerika Serikat, Berkumpulnya Umat Islam Berbagai Negara
Muhajirin
Senin, 08 Agustus 2022 - 12:00 WIB
Muslim Amerika Serikat (foto: ibtimes.com)
Agama Islam di Amerika Serikat menjadi agama terbesar ketiga setelah Kristen dan Yahudi. Terdapat satu persen populasi yang memeluk agama Islam dari total 332 juta jiwa.
Namun, menurut Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) AS, Muhammad Rofiq Muzakkir, jumlah muslim di Amerika Serikat itu hanya perkiraan saja, sebab tidak ada sensus yang menanyakan perihal agama penduduk. Hal itu ditandai dengan pembangunan rumah ibadah berupa masjid juga berkembang pesat selama satu dekade terakhir.
Amerika merupakan negara dengan multikulturalisme yang tinggi. Hal itu menjadikan kehidupan di negeri Paman Sam memiliki banyak corak, termasuk warna di tubuh umat Islam.
Baca Juga: Polisi Amerika Pukuli Secara Brutal Remaja Muslim di Chicago, Begini Faktanya
Mayoritas umat Islam di Amerika adalah pendatang. Mereka membawa corak keislaman dari negara-negara masing. Ada yang bermazhab Syafi'i, Hambali, Maliki, dan Hanafi.
“Corak keberagamannya sangat dipengaruhi oleh asal-usul mereka masing-masing, jadi istilahnya itu Islam back home, kalau mereka orang Pakistan atau India, Bangladesh, kalau mereka membangun masjid ya dengan corak mereka, kebudayaan dari tempat masing-masing,” kata Rofiq di acara Muhammadiyah For All, dikutip laman Muhammadiyah, Senin (8/8/2022).
Namun, Rofiq menyebut keberagaman corak itu tak menjadi masalah. Kehidupan di Amerika mendukung dan menjadi tempat pertemuan banyak paham, corak budaya, dan keberagaman lain.
Namun, menurut Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) AS, Muhammad Rofiq Muzakkir, jumlah muslim di Amerika Serikat itu hanya perkiraan saja, sebab tidak ada sensus yang menanyakan perihal agama penduduk. Hal itu ditandai dengan pembangunan rumah ibadah berupa masjid juga berkembang pesat selama satu dekade terakhir.
Amerika merupakan negara dengan multikulturalisme yang tinggi. Hal itu menjadikan kehidupan di negeri Paman Sam memiliki banyak corak, termasuk warna di tubuh umat Islam.
Baca Juga: Polisi Amerika Pukuli Secara Brutal Remaja Muslim di Chicago, Begini Faktanya
Mayoritas umat Islam di Amerika adalah pendatang. Mereka membawa corak keislaman dari negara-negara masing. Ada yang bermazhab Syafi'i, Hambali, Maliki, dan Hanafi.
“Corak keberagamannya sangat dipengaruhi oleh asal-usul mereka masing-masing, jadi istilahnya itu Islam back home, kalau mereka orang Pakistan atau India, Bangladesh, kalau mereka membangun masjid ya dengan corak mereka, kebudayaan dari tempat masing-masing,” kata Rofiq di acara Muhammadiyah For All, dikutip laman Muhammadiyah, Senin (8/8/2022).
Namun, Rofiq menyebut keberagaman corak itu tak menjadi masalah. Kehidupan di Amerika mendukung dan menjadi tempat pertemuan banyak paham, corak budaya, dan keberagaman lain.