Keluhan Driver Ojol: Pertalite Langka, Beli Pertamax Mahal
Ummu hani
Rabu, 10 Agustus 2022 - 19:26 WIB
Ilustrasi ojek online. (Foto: Langit7.id/Ummu)
Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat masyarakat termasuk driver ojek online (ojol) beralih ke Pertalite. Transisi inikemudian menyebabkan Pertalite menjadi langka di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Salah seorang driver ojol di wilayah Tanjung Barat, Rizky, mengatakan kenaikkan harga BBM berdampak signifikan. Dia mengeluhkan antrean panjang hingga tak mendapatkan Pertalite di SPBU.
Baca Juga:Kenaikan Tarif Ojol, Driver: Penghasilan Tambah, tapi...
"Kenaikkan harga BBM cukup menyiksa karena semua orang beralih ke Pertalite. Saya mengantre sangat panjang, ini buang waktu yang harusnya kita bisa cari dan dapat orderan. Mau beli Pertamax mahal," ucap Rizky kepada Langit7.id, Rabu (10/8/2022).
Pahitnya, Rizky pernah merasakan antre lama lalu Pertalite habis. "Ini buat saya emosi jujur saja. Saya sudah antre lama, puluhan motor itu antre Pertalite. Saat saya sudah sampai depan (antrean) justru habis. Terpaksa beli Pertamax," kata Rizky.
Driver ojol lainnya, Handi, menuturkan dirinya tetap membeli Pertamax meski mahal. "Kalau saya demi menjaga kesehatan dari motor juga. Soalnya kalau Ron BBM rendah kan pengaruh sama performa," ucap Handi.
Baca Juga:Jelang Hari Kemerdekaan, Tarif Ojol Naik per 14 Agustus
Salah seorang driver ojol di wilayah Tanjung Barat, Rizky, mengatakan kenaikkan harga BBM berdampak signifikan. Dia mengeluhkan antrean panjang hingga tak mendapatkan Pertalite di SPBU.
Baca Juga:Kenaikan Tarif Ojol, Driver: Penghasilan Tambah, tapi...
"Kenaikkan harga BBM cukup menyiksa karena semua orang beralih ke Pertalite. Saya mengantre sangat panjang, ini buang waktu yang harusnya kita bisa cari dan dapat orderan. Mau beli Pertamax mahal," ucap Rizky kepada Langit7.id, Rabu (10/8/2022).
Pahitnya, Rizky pernah merasakan antre lama lalu Pertalite habis. "Ini buat saya emosi jujur saja. Saya sudah antre lama, puluhan motor itu antre Pertalite. Saat saya sudah sampai depan (antrean) justru habis. Terpaksa beli Pertamax," kata Rizky.
Driver ojol lainnya, Handi, menuturkan dirinya tetap membeli Pertamax meski mahal. "Kalau saya demi menjaga kesehatan dari motor juga. Soalnya kalau Ron BBM rendah kan pengaruh sama performa," ucap Handi.
Baca Juga:Jelang Hari Kemerdekaan, Tarif Ojol Naik per 14 Agustus