5 Tipu Muslihat Ferdy Sambo Kaburkan Fakta Pembunuhan Brigadir J
Fajar adhitya
Ahad, 14 Agustus 2022 - 23:45 WIB
Irjen Ferdy Sambo. (Foto: Antara/Aprillio Akbar)
Irjen Ferdy Sambo (FS) ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J. Saat ini, dia ditahan di tahanan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.
Sambo mengakui telah membuat skenario dan merekayasa tindakan penembakan Brigadir J. Dalam pengakuannya, temuan tim khusus Polri, dan pemeriksaan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah membuka tipu muslihat yang sejauh ini mengaburkan sebab tewasnya Brigadir J.
1. Kebohongan Tembak Menembak
Brigadir J tewas pada Jumat, 8 Juli 2022 di rumah dinas Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022 pukul 17.00. Menurut keterangan awal polisi, Brigadir J tewas dalam insiden saling tembak dengan Bharada E.
Kepala Kepolisan RI, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri Selasa (9/8/2022) mengungkapkan fakta terbaru bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak. Listyo menyebut kejadian sebenarnya adalah penembakan sepihak.
“Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan di awal. Timsus menemukan bahwa peristiwa yang terjadi adalah penembakan terhadap saudara J,” kata Listyo.
Baca juga:Ferdy Sambo Minta Dimaafkan Usai Rekayasa Penembakan Brigadir J
Sambo mengakui telah membuat skenario dan merekayasa tindakan penembakan Brigadir J. Dalam pengakuannya, temuan tim khusus Polri, dan pemeriksaan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah membuka tipu muslihat yang sejauh ini mengaburkan sebab tewasnya Brigadir J.
1. Kebohongan Tembak Menembak
Brigadir J tewas pada Jumat, 8 Juli 2022 di rumah dinas Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022 pukul 17.00. Menurut keterangan awal polisi, Brigadir J tewas dalam insiden saling tembak dengan Bharada E.
Kepala Kepolisan RI, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri Selasa (9/8/2022) mengungkapkan fakta terbaru bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak. Listyo menyebut kejadian sebenarnya adalah penembakan sepihak.
“Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan di awal. Timsus menemukan bahwa peristiwa yang terjadi adalah penembakan terhadap saudara J,” kata Listyo.
Baca juga:Ferdy Sambo Minta Dimaafkan Usai Rekayasa Penembakan Brigadir J