Pidato Pahlawan Nasional
Pidato Bung Karno: Jika Kita Berjuang di Atas Dasar Agama, Kita Akan Menang
Muhajirin
Senin, 15 Agustus 2022 - 07:00 WIB
Presiden Pertama RI, Ir Soekarno sedang berpidato (foto: Perpustakaan Nasional)
Presiden Pertama Republik Indonesia, IrSoekarno alias Bung Karno, merupakan sosok yang sangat mengagumi Nabi Muhammad SAW. Dia menyebut Nabi Muhammad SAW sebagai sosok pemimpin yang diberi tugas kenabian mengajarkan nilai-nilai Islam kepada umat Islam.
Bung Karno menyampaikan hal itu dalam pidatonya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 1963 di Jakarta. Menurut dia, membaca sejarah Rasulullah bukan sekadar mengingat hari lahir Nabi terakhir tersebut. Akan tetapi, perayaan maulid Nabi mengingatkan umat Islam untuk meneladani Rasulullah.
“Kita Sekarang ini merayakan maulud nabi. Apa yang sebenarnya kita rayakan, bukan sekadar “Muhammad”-nya. Bukan sekadar dia itu dulu nabi. Tidak! Yang kita rayakan sebenarnya adalah ajaran, konsesi agama yang dia berikan kepada umat,” kata Bung Karno dalam pidatonya, seperti dikutip di kanal YouTube Rumah Kebangsaan Pancasila, Senin (15/8/2022).
Baca Juga: Soekarno Ternyata Seorang Santri, Belajar dari Minang hingga Cianjur
Selain itu, Bapak Proklamator itu mengingatkan umat Islam untuk mengikuti semua ajaran Islam yang telah dibawa Nabi Muhammad. Termasuk dalam berjuang menjadikan Indonesia sebagai bangsa besar.
Bung Karno menyampaikan hal itu dalam pidatonya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 1963 di Jakarta. Menurut dia, membaca sejarah Rasulullah bukan sekadar mengingat hari lahir Nabi terakhir tersebut. Akan tetapi, perayaan maulid Nabi mengingatkan umat Islam untuk meneladani Rasulullah.
“Kita Sekarang ini merayakan maulud nabi. Apa yang sebenarnya kita rayakan, bukan sekadar “Muhammad”-nya. Bukan sekadar dia itu dulu nabi. Tidak! Yang kita rayakan sebenarnya adalah ajaran, konsesi agama yang dia berikan kepada umat,” kata Bung Karno dalam pidatonya, seperti dikutip di kanal YouTube Rumah Kebangsaan Pancasila, Senin (15/8/2022).
Baca Juga: Soekarno Ternyata Seorang Santri, Belajar dari Minang hingga Cianjur
Selain itu, Bapak Proklamator itu mengingatkan umat Islam untuk mengikuti semua ajaran Islam yang telah dibawa Nabi Muhammad. Termasuk dalam berjuang menjadikan Indonesia sebagai bangsa besar.