Berdampak Negatif, Pahami PM2.5 Sebelum Beli Rumah Tinggal
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 16 Agustus 2022 - 12:18 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Setiap orang pasti memimpikan lingkungan rumah yang sehat. Di mana penghuni rumah dapat mengembangkan dan membina fisik, mental, dan kehidupan sosial yang baik, sehingga seluruh anggota keluarga dapat bekerja secara produktif.
Berbeda halnya dengan rumah yang tidak sehat. Kategori rumah tidak sehat memiliki beberapa indikator antara lain kualitas udara tidak sehat, kebersihan lingkungan tidak baik, pencahayaan dan ventilasi tidak memadai, tidak terdapat resapan air, serta kurangnyasuplaikualitas udara bersih di area hunian.
Baca juga: Intip 4 Cara Penerapan Desain Biofilik pada Rumah Tinggal
Karenanya, penting bagi calon pembeli rumah untuk mengetahui apakah keadaan sekitar lingkungan rumah mereka sudah sehat atau belum. Hal ini bisa dilakukan dengan mengetahui kualitas udara yang memiliki PM2.5 rendah.
Lalu, apa sebenarnya PM2.5 itu?
“PM2.5 merupakan sebuah partikel berukuran <2,5 mikro dan dianggap paling berbahaya karena sifatnya yang ringan hingga dapat bertahan lama di udara. Bahkan dampak dari PM2.5 ini bisa membuat iritasi pada mata, hidung, asma, flu hingga kulit kering,” tutur dr. Elfa Satri, dokter umum yang terafiliasi dengan Halodoc dalam keterangan yang diterima Langit7, Selasa (16/8/2022).
PM2.5 ini memiliki ukuran yang sangat kecil, bahkan hanya sebesar pasir dan tidak bisa disaring oleh tubuh manusia. Salah satu dampak PM2.5 juga dapat menurunkan kecerdasan serta menurunkan fungsi kognitif pada anak kecil.
Berbeda halnya dengan rumah yang tidak sehat. Kategori rumah tidak sehat memiliki beberapa indikator antara lain kualitas udara tidak sehat, kebersihan lingkungan tidak baik, pencahayaan dan ventilasi tidak memadai, tidak terdapat resapan air, serta kurangnyasuplaikualitas udara bersih di area hunian.
Baca juga: Intip 4 Cara Penerapan Desain Biofilik pada Rumah Tinggal
Karenanya, penting bagi calon pembeli rumah untuk mengetahui apakah keadaan sekitar lingkungan rumah mereka sudah sehat atau belum. Hal ini bisa dilakukan dengan mengetahui kualitas udara yang memiliki PM2.5 rendah.
Lalu, apa sebenarnya PM2.5 itu?
“PM2.5 merupakan sebuah partikel berukuran <2,5 mikro dan dianggap paling berbahaya karena sifatnya yang ringan hingga dapat bertahan lama di udara. Bahkan dampak dari PM2.5 ini bisa membuat iritasi pada mata, hidung, asma, flu hingga kulit kering,” tutur dr. Elfa Satri, dokter umum yang terafiliasi dengan Halodoc dalam keterangan yang diterima Langit7, Selasa (16/8/2022).
PM2.5 ini memiliki ukuran yang sangat kecil, bahkan hanya sebesar pasir dan tidak bisa disaring oleh tubuh manusia. Salah satu dampak PM2.5 juga dapat menurunkan kecerdasan serta menurunkan fungsi kognitif pada anak kecil.