Tausiah Kebangsaan UAS: Penjajahan Bertentangan dengan Hak Asasi Manusia
Redaksi
Rabu, 17 Agustus 2022 - 11:00 WIB
UAS menyelenggarakan upacara kemerdekaan di daerah Batu Tilam, Pedalaman Kampar, Riau. Foto: YTWU.
Penjajahan tidak disetujui oleh agama, bangsa, suku, dan ras apapun di dunia ini. Karena penjajahan adalah bentuk perbuatan manusia menindas manusia. Manusia diperbudak oleh manusia. Dalam Islam, penjajahan merupakan satu bentuk kezhaliman yang diharamkan Allah kepada diriNya dan seluruh makhluk.
Oleh: Ustaz Abdul Somad (UAS)
Untuk melepaskan diri dari penjajahan, dengan penuh kesadaran; para ulama, santri, tentara, dan masyarakat Indonesia bangkit melawan penjajahan. Seruan jihad dikumandangkan oleh para ulama Ahlussunnah wal-Jama'ah al-'Asyariyah yang menganut Mazhab Syafi'i dan bertasawuf Sunni. Seruan jihad itu disambut oleh seluruh rakyat Indonesia dengan semangat siap mati di medan juang dan pekikan takbir bergema di seluruh negeri dari ujung Aceh sampai negeri-negeri di timur Indonesia.
Semoga para pejuang kemerdekaan Indonesia dan orang-orang yang berjasa untuk mewujudkan kemerdekaan RI dirahmati Allah di dalam kubur mereka dan selalu mengalir pahala jariyah kepada mereka. Amin.
Baca Juga:Kilas Balik Masjid Al-Itisham, Dibangun Sebelum Indonesia Merdeka
Berjihad berarti memerdekakan manusia dari perbudakan manusia. Agar hak asasi manusia setiap orang berfungsi sesuai dengan kemerdekaan mereka masing-masing. Agar setiap orang tidak ditindas oleh siapapun. Semuanya hanya boleh diperhamba oleh Allah saja.
Perbudakan manusia terhadap manusia adalah pelanggaran hak asasi manusia sepanjang masa. Tidak berakhir dengan proklamasi kemerdekaan RI pada 9 Ramadhan 1364 Hijriyah. yang bertepatan dengan 17 Agustus 1945 Masehi.
Oleh: Ustaz Abdul Somad (UAS)
Untuk melepaskan diri dari penjajahan, dengan penuh kesadaran; para ulama, santri, tentara, dan masyarakat Indonesia bangkit melawan penjajahan. Seruan jihad dikumandangkan oleh para ulama Ahlussunnah wal-Jama'ah al-'Asyariyah yang menganut Mazhab Syafi'i dan bertasawuf Sunni. Seruan jihad itu disambut oleh seluruh rakyat Indonesia dengan semangat siap mati di medan juang dan pekikan takbir bergema di seluruh negeri dari ujung Aceh sampai negeri-negeri di timur Indonesia.
Semoga para pejuang kemerdekaan Indonesia dan orang-orang yang berjasa untuk mewujudkan kemerdekaan RI dirahmati Allah di dalam kubur mereka dan selalu mengalir pahala jariyah kepada mereka. Amin.
Baca Juga:Kilas Balik Masjid Al-Itisham, Dibangun Sebelum Indonesia Merdeka
Berjihad berarti memerdekakan manusia dari perbudakan manusia. Agar hak asasi manusia setiap orang berfungsi sesuai dengan kemerdekaan mereka masing-masing. Agar setiap orang tidak ditindas oleh siapapun. Semuanya hanya boleh diperhamba oleh Allah saja.
Perbudakan manusia terhadap manusia adalah pelanggaran hak asasi manusia sepanjang masa. Tidak berakhir dengan proklamasi kemerdekaan RI pada 9 Ramadhan 1364 Hijriyah. yang bertepatan dengan 17 Agustus 1945 Masehi.