Menikmati Indahnya Persawahan Kiai Aliyan di Desa Wisata Widosari
Hasanah syakim
Kamis, 18 Agustus 2022 - 07:00 WIB
Salah satu sudut persawahan di Desa Wisata Widosari (foto: istimewa)
Desa Wisata Widosari menyimpan potensi wisata alam yang indah dengan balutan asrinya kawasan perbukitan Menoreh bagian utara.Dengan ketinggian sekitar 850 mdpl, desa wisata ini menyimpan potensi wisata alam yang menarik.
Salah satunya yaitu area persawahan Kiai Aliyan. Di area ini, wisatawan dapat menikmati indahnya tata letak persawahan yang berundakdengan gubuk besar yang menjadi ciri khas area persawahan ini.
Baca juga:Pengamat Pariwisata: Intensitas Pengembangan Wisata Halal di Indonesia Berkurang
Ketua Desa Wisata Widosari, Heri (37) menjelaskan persawahan Kiai Aliyan ini merupakan kompleks persawahan terasering dengan latar belakang Puncak Widosari dengan bongkahan batu raksasa yang memukau.
"Di kompleks persawahan ini wisatawan dapat menggunakan gubuk kapasitas 50 orang, yang memang diperuntukan bagi wisatawan," kata Heri saat dihubungi Langit7 Rabu (17/8/2022).
Heri menyampaikan, di area ini wisatawan dapat melakukan aktivitas wisata kuliner kali lain, wisatawan diajak mengikuti acara wiwitan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah ta'ala atas hasil bumi berupa padi dan lainnya.
"Dalam acara wiwitan tersebut, wisatawan disajikan tema makan siang dengan menu khas pedesaan secara tematik seperti saat para petani akan memulai panen biasanya mengadakan prosesi wiwitan terlebih dahulu," jelasnya.
Salah satunya yaitu area persawahan Kiai Aliyan. Di area ini, wisatawan dapat menikmati indahnya tata letak persawahan yang berundakdengan gubuk besar yang menjadi ciri khas area persawahan ini.
Baca juga:Pengamat Pariwisata: Intensitas Pengembangan Wisata Halal di Indonesia Berkurang
Ketua Desa Wisata Widosari, Heri (37) menjelaskan persawahan Kiai Aliyan ini merupakan kompleks persawahan terasering dengan latar belakang Puncak Widosari dengan bongkahan batu raksasa yang memukau.
"Di kompleks persawahan ini wisatawan dapat menggunakan gubuk kapasitas 50 orang, yang memang diperuntukan bagi wisatawan," kata Heri saat dihubungi Langit7 Rabu (17/8/2022).
Heri menyampaikan, di area ini wisatawan dapat melakukan aktivitas wisata kuliner kali lain, wisatawan diajak mengikuti acara wiwitan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah ta'ala atas hasil bumi berupa padi dan lainnya.
"Dalam acara wiwitan tersebut, wisatawan disajikan tema makan siang dengan menu khas pedesaan secara tematik seperti saat para petani akan memulai panen biasanya mengadakan prosesi wiwitan terlebih dahulu," jelasnya.