Komnas Perempuan Minta Publik Tak Berspekulasi Soal Putri Candrawathi
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 19:35 WIB
Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Foto: Istimewa
Komnas Perempuan mengimbau kepada publik atau masyarakat untuk tidak berspkeluasi terkait dugaan pelecehan yang dialami istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC). Komnas Perempuan meminta publik untuk menunggu hasil pemeriksaan terhadap PC.
Komisioner Komnas Perempuan Theresia Iswarini mengatakan, spekulasi-spekulasi tersebut akan menimbulkan banyak tuduhan yang dapat menghalangi pemeriksaan terhadap PC. "Komisioner Perempuan kembali mengimbau kepada semua pihak untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian dan tim gabungan Komnas HAM-Komnas Perempuan," kata Theresia dalam keterangannya, dikutip Jumat (19/8/2022).
Baca Juga:Rekaman CCTV Perlihatkan Istri Sambo Terlibat Pembunuhan Berencana Brigadir J
"Termasuk dengan tidak berspekulasi atau mengeluarkan tuduhan-tuduhan yang dapat menyebabkan Ibu Putri bungkam dan/atau dapat menghalangi upaya pengungkapan peristiwa," katanya.
Meski demikian, Komnas Perempuan akan terus berkoordinasi dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait pemeriksaan terhadap PC. Komnas Perempuan mendorong penanganan pemulihan PC yang dilakukan tim komprehensif.
"Komnas Perempuan juga mendorong penanganan pemulihan Ibu Putri dilakukan oleh tim yang komprehensif, yang terdiri atas psikiater, psikolog klinis, dan tenaga kesehatan," tuturnya.
Komisioner Komnas Perempuan Theresia Iswarini mengatakan, spekulasi-spekulasi tersebut akan menimbulkan banyak tuduhan yang dapat menghalangi pemeriksaan terhadap PC. "Komisioner Perempuan kembali mengimbau kepada semua pihak untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian dan tim gabungan Komnas HAM-Komnas Perempuan," kata Theresia dalam keterangannya, dikutip Jumat (19/8/2022).
Baca Juga:Rekaman CCTV Perlihatkan Istri Sambo Terlibat Pembunuhan Berencana Brigadir J
"Termasuk dengan tidak berspekulasi atau mengeluarkan tuduhan-tuduhan yang dapat menyebabkan Ibu Putri bungkam dan/atau dapat menghalangi upaya pengungkapan peristiwa," katanya.
Meski demikian, Komnas Perempuan akan terus berkoordinasi dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait pemeriksaan terhadap PC. Komnas Perempuan mendorong penanganan pemulihan PC yang dilakukan tim komprehensif.
"Komnas Perempuan juga mendorong penanganan pemulihan Ibu Putri dilakukan oleh tim yang komprehensif, yang terdiri atas psikiater, psikolog klinis, dan tenaga kesehatan," tuturnya.