home global news

Inflasi Inggris Capai 10,1 Persen, Tertinggi dalam 40 Tahun

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 21:05 WIB
Ilustrasi bendera Inggris di depan Big Ben. (Foto: Langit7.id/iStock)
Inflasidi Inggrismelonjak signifikan pada bulan Juli 2022 mencapai 10,1 persen, yang menjadi rekor tertinggi dalam 40 tahun terakhir (1982). Naiknya harga energi dan melejitnya harga makanan menjadi penyebab melonjaknya inflasi di Inggris.

Kantor Pusat Statistik Inggris (ONS) seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (20/8/2022), mencatat lonjakan inflasi lebih tinggi dari perkiraan para analis sebesar 9,8 persen. Lonjakan inflasi ini juga naik dari level 9,4 persen pada bulan Juni.

Baca Juga:Ekonomi Global Masih Suram, Jokowi: Jangan Pesimistis

Dalam laporannya, ONS membeberkan kenaikan harga pangan memberikan kontribusi besar terhadap tingkat inflasi tahunan, periode Juni dan Juli. ONS menyebut, biaya energi, bensin dan solar juga menjadi pemicu melonjaknya inflasi di Inggris. Tetapi, makanan dan minuman non-alkohol menjadi faktor terbesar kenaikan harga kebutuhan pokok di negara itu pada bulan Juli.

"Supermarket tidak punya banyak pilihan selain meneruskan kenaikan harga dari pemasok. Mereka sendiri bersaing dengan inflasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam bahan baku dan biaya input bahan," kata Direktur Strategi Ritel di PwC, Kien Tan.

Melonjaknya harga pangan di Inggris meliputi kenaikan harga roti, sereal, susu, keju, dan telur. Sementara harga sayuran, daging, dan cokelat juga lebih tinggi.

"Tingkat inflasi akan lebih tinggi seperti tahun tahun 1982, di mana perkiraan angkanya berkisar dari hampir 11 persen pada Januari hingga sekitar 6,5 persen pada bulan Desember," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
inggris inflasi pecah rekor
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya