home global news

Dokter RSUI Sebut Vaksin Cacar Monyet Diberikan Setelah Terpapar

Selasa, 23 Agustus 2022 - 09:38 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Merujuk dari ABC News, kasus cacar monyet saat ini terkonfirmasi lebih dari 38.000 kasus secara global. Di mana sebagian besar kasus yang telah terdeteksi pada gay dan biseksual. Namun, pejabat kesehatan menekankan siapapun dapat tertular virus.

Terkait itu, vaksin cacar monyet atau JYNNEOS (Imvamune/Imvanex) dibutuhkan untuk menekan angka penyebaran. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan vaksin tidak 100 persen efektif dalam keadaan apa pun.

Baca juga: Wagub DKI Sebut Pasien Pertama Cacar Monyet Tinggal Indekos di Jakarta

Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RSUI dr. Anindia Larasati, Sp.PD mengatakan vaksin untuk cacar monyet diberikan setelah seseorang terpapar penyakit.

Menurut Anindia, dikutip dari siaran pers RSUI, Selasa (23/8/2022), cacar monyet atau monkeypox disebabkan virus yang ditularkan melalui binatang (zoonosis).

Di mana virus dapat ditularkan ke manusia ketika ada kontak langsung dengan hewan terinfeksi (gigitan atau cakaran) atau pasien yang terkonfirmasi monkeypox.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengingatkan orang-orang harus sangat berhati-hati menghindari penyebaran virus ke anggota rumah tangga mereka termasuk hewan peliharaan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
cacar monyet dokter vaksin
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya