Hibah dari Jamaah, 30 Unit AC Hiasi Dinding Masjid Raya Pulo Asem
Andi Muhammad
Selasa, 23 Agustus 2022 - 12:00 WIB
Hibah dari Jamaah, 30 Unit AC Hiasi Dinding Masjid Raya Pulo Asem. Foto: Andi Muhammad.
Berbagai fasilitas diupayakan dari setiap masjid bagi jamaah dan oleh jamaah. Fasilitas-fasilitas pendukung tersebut tentunya sangat membantu bagi para jamaah masjid, seperti halnya yang diterapkan Masjid Raya Pulo Asem yang memiliki 30 unit air conditioner (AC) di seluruh ruangan masjid.
Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Pulo Asem, Nursal mengatakan, 30 unit AC tersebut merupakan hibah dari seseorang yang dermawan untuk fasilitas masjid. "AC 30 unit sumbangan dari satu orang," kata Nursal saat ditemui Langit7.id, Senin (22/8/2022).
Lanjutnya, ia menuturkan, pada awalnya daya listrik yang dimiliki masjid sebesar 16 ribu VA. Aliran listrik tersebut pun dibikin secara terpisah dengan kilo Watt hour (kWh) masing-masing sebesar 16 ribu VA baik untuk lantai atas maupun bawah. Dengan daya sebesar itu pun masjid masih merasa kurang hingga menaikan daya sebesar dua kali lipat dari pada sebelumnya.
Baca Juga:Sejarah Masjid Raya Pulo Asem, Diresmikan Langsung Buya Hamka
"AC lumayan banyak dan rata-rata satu PK tarikan seribu watt. Ternyata kurang, ditambah lagi adanya AC standing kita naikin lagi jadi 32 ribu bawah dan 32 ribu atas," jelasnya.
Namun untuk pembayaran listrik untuk setiap fasilitas umum, seperti rumah ibadah ternyata hanya membayar sebesar 50 persen dari total keseluruhan yang harus dibayar per bulan.
Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Pulo Asem, Nursal mengatakan, 30 unit AC tersebut merupakan hibah dari seseorang yang dermawan untuk fasilitas masjid. "AC 30 unit sumbangan dari satu orang," kata Nursal saat ditemui Langit7.id, Senin (22/8/2022).
Lanjutnya, ia menuturkan, pada awalnya daya listrik yang dimiliki masjid sebesar 16 ribu VA. Aliran listrik tersebut pun dibikin secara terpisah dengan kilo Watt hour (kWh) masing-masing sebesar 16 ribu VA baik untuk lantai atas maupun bawah. Dengan daya sebesar itu pun masjid masih merasa kurang hingga menaikan daya sebesar dua kali lipat dari pada sebelumnya.
Baca Juga:Sejarah Masjid Raya Pulo Asem, Diresmikan Langsung Buya Hamka
"AC lumayan banyak dan rata-rata satu PK tarikan seribu watt. Ternyata kurang, ditambah lagi adanya AC standing kita naikin lagi jadi 32 ribu bawah dan 32 ribu atas," jelasnya.
Namun untuk pembayaran listrik untuk setiap fasilitas umum, seperti rumah ibadah ternyata hanya membayar sebesar 50 persen dari total keseluruhan yang harus dibayar per bulan.