Muliakan Tamu Bagian dari Tanda Kesempurnaan Iman
Hasanah syakim
Selasa, 23 Agustus 2022 - 14:00 WIB
Muliakan Tamu Bagian dari Tanda Kesempurnaan Iman. Foto: Langit7.id/iStock.
Memuliakan tamu menjadi salah satu bagian dari tanda kesempurnaan keimanan kepada Allah Ta'ala dan hari akhir. Kedatangan tamu menjadi suatu keberkahan bagi setiap muslim.
Hendaklah umat muslim menyambut baik kedatangan tamu agar pahala yang diterima adalah sebaik-baiknya pahala. Berikut tiga hal tentang adab menerima tamu dalam Islam, antara lain:
1. Menerima Tamu dengan Baik
Seorang tamu yang berkunjung ke rumah kita, baik itu datang sendiri ataupun telah diundang, keduanya hendaknya diterima dengan baik.
Rasulullah SAW memberikan teladan atau contoh yang baik saat menerima tamu, di mana menerima dan memuliakan tamu merupakan salah satu bagian dari tanda keimanan. Sebagaimana dijelaskan dalan sebuah hadis dari Abu Suraih Al Ka'bi bahwa Rasulullah Saw bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ جَائِزَتُهُ يَوْمٌ وَلَيْلَةٌ وَالضِّيَافَةُ ثَلَاثَةُ أَيَّامٍ فَمَا بَعْدَ ذَلِكَ فَهُوَ صَدَقَةٌ وَلَا يَحِلُّ لَهُ أَنْ يَثْوِيَ عِنْدَهُ حَتَّى يُحْرِجَهُ
Hendaklah umat muslim menyambut baik kedatangan tamu agar pahala yang diterima adalah sebaik-baiknya pahala. Berikut tiga hal tentang adab menerima tamu dalam Islam, antara lain:
1. Menerima Tamu dengan Baik
Seorang tamu yang berkunjung ke rumah kita, baik itu datang sendiri ataupun telah diundang, keduanya hendaknya diterima dengan baik.
Rasulullah SAW memberikan teladan atau contoh yang baik saat menerima tamu, di mana menerima dan memuliakan tamu merupakan salah satu bagian dari tanda keimanan. Sebagaimana dijelaskan dalan sebuah hadis dari Abu Suraih Al Ka'bi bahwa Rasulullah Saw bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ جَائِزَتُهُ يَوْمٌ وَلَيْلَةٌ وَالضِّيَافَةُ ثَلَاثَةُ أَيَّامٍ فَمَا بَعْدَ ذَلِكَ فَهُوَ صَدَقَةٌ وَلَا يَحِلُّ لَهُ أَنْ يَثْوِيَ عِنْدَهُ حَتَّى يُحْرِجَهُ