Wapres Harap Tapera Syariah Mampu Tingkatkan Angka Kepemilikan Hunian
Fajar adhitya
Selasa, 23 Agustus 2022 - 22:50 WIB
Ilustrasi perumahan. (Foto: Langit7/iStock)
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) meluncurkan Tapera Syariah di Banda Aceh. Peluncuran disaksikan Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara daring, Selasa (23/8/2022).
Wapres berharap Tapera Syariah mampu mendorong naiknya angka kepemilikan hunian bagi masyarakat tidak mampu. Ma’ruf Amin mengungkapkan, tidak semua masyarakat memiliki kematangan finansial untuk membeli hunian, khususnya bagi masyarakat perkotaan.
Baca Juga:PUPR Canangkan Pembangunan Rusun Terintegrasi untuk Milenial Perkotaan
Sebab, keterjangkauan untuk memiliki rumah turut dipengaruhi harga hunian yang cenderung meningkat setiap tahunnya, bahkan di atas rata-rata daya beli. "Tabungan Perumahan Rakyat Syariah menjadi salah satu sarana untuk membantu mewujudkan kepemilikan rumah bagi masyarakat, yang kebutuhannya kian meningkat kini mencapai 12,75 juta unit," kata Wapres.
Wapres mengatakan, Tapera Syariah merupakan perwujudan pembangunan ekonomi yang sejalan dengan maqashid syariah. Tapera Syariah memfasilitasi kebutuhan masyarakat melalui hadirnya skema tabungan perumahan yang sesuai prinsip syariah. "Momentum peluncuran Tapera Syariah ini juga dinilai sangat tepat," ujarnya.
Disisi lain, Wapres menilai bahwa dengan meningkatnya preferensi masyarakat akan produk/jasa yang sesuai syariah, industri jasa keuangan telah menciptakan pasar baru yang menarik. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan rumah dari bank syariah mencapai Rp103,24 triliun per Maret 2022.
Wapres berharap Tapera Syariah mampu mendorong naiknya angka kepemilikan hunian bagi masyarakat tidak mampu. Ma’ruf Amin mengungkapkan, tidak semua masyarakat memiliki kematangan finansial untuk membeli hunian, khususnya bagi masyarakat perkotaan.
Baca Juga:PUPR Canangkan Pembangunan Rusun Terintegrasi untuk Milenial Perkotaan
Sebab, keterjangkauan untuk memiliki rumah turut dipengaruhi harga hunian yang cenderung meningkat setiap tahunnya, bahkan di atas rata-rata daya beli. "Tabungan Perumahan Rakyat Syariah menjadi salah satu sarana untuk membantu mewujudkan kepemilikan rumah bagi masyarakat, yang kebutuhannya kian meningkat kini mencapai 12,75 juta unit," kata Wapres.
Wapres mengatakan, Tapera Syariah merupakan perwujudan pembangunan ekonomi yang sejalan dengan maqashid syariah. Tapera Syariah memfasilitasi kebutuhan masyarakat melalui hadirnya skema tabungan perumahan yang sesuai prinsip syariah. "Momentum peluncuran Tapera Syariah ini juga dinilai sangat tepat," ujarnya.
Disisi lain, Wapres menilai bahwa dengan meningkatnya preferensi masyarakat akan produk/jasa yang sesuai syariah, industri jasa keuangan telah menciptakan pasar baru yang menarik. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan rumah dari bank syariah mencapai Rp103,24 triliun per Maret 2022.