Dianjurkan dalam Islam, Begini Tata Cara Cukur Bulu Kemaluan
Ummu hani
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 09:33 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Mencukur bulu kemaluan merupakan salah satu kegiatan yang dianjurkan dalam Islam. Meski demikian, mencukur bulu kemaluan harus dengan cara yang tepat agar kebersihan dan kesehatan kulit di sekitarnya tetap terjaga.
Disebutkan dalam Hadist Muslim, Abu Daud, Turmudzi, Nasa’i, dan Ibn Majah
عن عائشة قالت قال رسول الله صلى الله عليه وسلم عشر من الفطرة قص الشارب وإعفاء اللحية والسواك والاستنشاق بالماء وقص الأظفار وغسل البراجم ونتف الإبط وحلق العانة وانتقاص الماء يعني الاستنجاء بالماء
“Dari A’isyah radliallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ada sepuluh hal dari fitrah (manusia); Memangkas kumis, memelihara jenggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung), potong kuku, membersihkan ruas jari-jemari, mencabut bulu ketiak, mencakup bulu pubis dan istinjak (cebok) dengan air. ”
Baca juga: Mencukur atau Merapihkan Alis dalam Islam, Bolehkah?
Menurut pendakwah Ustadz Khalid Basalamah, bulu kemaluan yang diciptakan Allah SWT adalah tidak sia sia. Artinya sekecil apapun ciptaan Allah SWT ada hikmah besar yang terkandung di dalamnya.
"Di antara fungsi dan manfaat bulu kemaluan dari segi kesehatan ialah menyerap keringat. Mengingat tempat itu tidak menerima udara," kata Ustadz Khalid dikutip dari kanal Audio Sunnah, Jumat (26/8/2022).
Disebutkan dalam Hadist Muslim, Abu Daud, Turmudzi, Nasa’i, dan Ibn Majah
عن عائشة قالت قال رسول الله صلى الله عليه وسلم عشر من الفطرة قص الشارب وإعفاء اللحية والسواك والاستنشاق بالماء وقص الأظفار وغسل البراجم ونتف الإبط وحلق العانة وانتقاص الماء يعني الاستنجاء بالماء
“Dari A’isyah radliallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ada sepuluh hal dari fitrah (manusia); Memangkas kumis, memelihara jenggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung), potong kuku, membersihkan ruas jari-jemari, mencabut bulu ketiak, mencakup bulu pubis dan istinjak (cebok) dengan air. ”
Baca juga: Mencukur atau Merapihkan Alis dalam Islam, Bolehkah?
Menurut pendakwah Ustadz Khalid Basalamah, bulu kemaluan yang diciptakan Allah SWT adalah tidak sia sia. Artinya sekecil apapun ciptaan Allah SWT ada hikmah besar yang terkandung di dalamnya.
"Di antara fungsi dan manfaat bulu kemaluan dari segi kesehatan ialah menyerap keringat. Mengingat tempat itu tidak menerima udara," kata Ustadz Khalid dikutip dari kanal Audio Sunnah, Jumat (26/8/2022).