Haul Cak Nur ke-17: Ingatkan Generasi Muda Selamatkan Komitmen Nasional
Fajar adhitya
Senin, 29 Agustus 2022 - 04:02 WIB
Haul Cak Nur ke-17 diperingati dengan Orasi Budaya dari berbagai tokoh (foto: Suandri Ansah/Langit7.id)
Nur Cholish Madjid Society (NCMS) menggelar peringatan haul ke-17 tahun wafatnya cendekiawan muslim Nur Cholish Majdid atau Cak Nur bertajuk Ekonomi Manusiawi. Hadir selaku pembicara kunci Dato` Seri Anwar Ibrahim, Wakil Perdana Menteri Malaysia 1993-1998.
Ketua Dewan Pembina NCMS, Omi Komaria Madjid membuka acara dengan mengenang pesan kebangsaan Cak Nur sebelum wafat pada 29 Agustus 2005. Dua pekan sebelum wafat, Yudi Latif meminta Cak Nur berpidato untuk peringatan Kemerdekaan RI.
“Waktu itu Cak Nur dalam keadaan lemah, tapi Cak Nur motivasinya masih kuat. Cak Nur mengingatkan pada kita semua untuk menyelamatkan komitmen nasional,” kata istri Cak Nur tersebut, Ahad (28/8/2022).
Baca juga:Sekularisasi Menurut Cak Nur: Tidak Menyakralkan Urusan Duniawi
Omi menjelaskan, yang dimaksud komitmen nasional adalah negara yang berkeadilan, terbuka, dan demokratis. Menurut Cak Nur, itulah definisi bangsa yang modern.
Omi menyatakan, semangat bangsa modern inilah yang harus terus dirawat generasi muda saat ini. Cak Nur memberi tugas agar generasi muda di masa depan mampu mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkeadilan, terbuka, dan demokratis.
“Cak Nur memberi tugas pada kita, yaitu untuk selalu mengingatkan kepada kalangan muda tentang komitmen nasional ini,” kata Omi.
Ketua Dewan Pembina NCMS, Omi Komaria Madjid membuka acara dengan mengenang pesan kebangsaan Cak Nur sebelum wafat pada 29 Agustus 2005. Dua pekan sebelum wafat, Yudi Latif meminta Cak Nur berpidato untuk peringatan Kemerdekaan RI.
“Waktu itu Cak Nur dalam keadaan lemah, tapi Cak Nur motivasinya masih kuat. Cak Nur mengingatkan pada kita semua untuk menyelamatkan komitmen nasional,” kata istri Cak Nur tersebut, Ahad (28/8/2022).
Baca juga:Sekularisasi Menurut Cak Nur: Tidak Menyakralkan Urusan Duniawi
Omi menjelaskan, yang dimaksud komitmen nasional adalah negara yang berkeadilan, terbuka, dan demokratis. Menurut Cak Nur, itulah definisi bangsa yang modern.
Omi menyatakan, semangat bangsa modern inilah yang harus terus dirawat generasi muda saat ini. Cak Nur memberi tugas agar generasi muda di masa depan mampu mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkeadilan, terbuka, dan demokratis.
“Cak Nur memberi tugas pada kita, yaitu untuk selalu mengingatkan kepada kalangan muda tentang komitmen nasional ini,” kata Omi.