home global news

Konfirmasi Nama Ibu Kandung Sebagai Sandi, Bagaimana Keamanannya?

Selasa, 30 Agustus 2022 - 13:17 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Nama ibu kandung kerap menjadi sistem keamanan saat membuat sebuah akun, baik media sosial maupun perbankan. Dalam hal ini, nama ibu kandung biasanya untuk mengkonfirmasi saat akun pribadi mengalami masalah, seperti peretasan atau lupa kata sandi.

Salah satu contoh, ketika nasabah bank memiliki masalah pada akun perbankannya, bisa jadi lupa pin atau kehilangan kartu. Jika melapor kepada pihak bank, maka customer service akan menanyakan nama ibu kandung dari nasabah.

Baca juga: Kebocoran Data Pribadi, Pakar Keamanan Siber: RUU PDP Sangat Ditunggu

Melansir dari Splinter News, Selasa (30/8/2022) pada sistem keamanan lama, orang-orang Barat menganggap nama ibu kandung adalah sesuatu yang sangat jarang diketahui oleh orang lain. Ini merupakan alasan, mengapa nama ibu kandung bisa digunakan sebagai lapisan keamanan data di internet.

Profesor Universitas Columbia dan Pakar IT, Stephen Bellovin menemukan, pertanyaan rahasia "Siapa nama ibumu?" telah digunakan sejak 1882 sebagai enkripsi keamanan pada saat penemuan Algoritma One Time Pad.

Kendati demikian, penggunaan nama ibu kandung sudah tidak lagi menjadi sistem keamanan utama untuk perlindungan data pribadi. Pada era serba digital ini, informasi dari setiap orang bisa diakses siapapun dengan mudah, termasuk nama ibu kandung.

Apalagi jika seseorang aktif bermedia sosial. Termasuk para artis atau selebritasyang riwayat keluarganya terekspos media. Dengan demikian, sistem keamanan data dengan konfirmasi nama ibu, sudah tak seaman dahulu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kata sandi perbankan keamanan siber otentikasi dua langkah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya