1,3 Miliar Data SIM Masyarakat Bocor, Ini Penjelasan Pakar
Ummu hani
Jum'at, 02 September 2022 - 16:15 WIB
1,3 Miliar Data SIM Masyarakat Bocor, Ini Penjelasan Pakar. Foto: Langit7.id/iStock.
Rentetan kebocoran data di Indonesia bertambah lagi. Selama Agustus 2022 beberapa perusahaan baik negara maupun swasta, seperti PLN, Indihome, dan Jasa Marga mengalami peretasan sehingga ribuan bahkan jutaan data bocor di dunia maya.
Kali ini, giliran 1,3 miliar data registrasi kartu SIM masyarakat Tanah Air yang bocor. Bahkan, data tersebut diduga dijual di forum online dengan harga USD50.000 (sekitar Rp700 juta).
Pakar keamanan siber, Pratama Persadha menjelaskan, kebocoran yang diunggah anggota forum situs breached.to dengan nama 'Bjorka' itu valid. Bjorka juga membocorkan data riwayat pelanggan Indihome beberapa waktu lalu.
"Namun demikian, sumber datanya masih belum jelas apakah dari pihak Kominfo, Dukcapil, atau operator seluler. Mereka membantah bahwa datanya dari server mereka," ujar Pratama, kepada Langit7.id, Jumat (2/9/2022).
Baca Juga:Cara Cek Data Kartu SIM Anda Ikut Bocor atau Tidak
"Masalahnya saat ini hanya mereka (Kominfo, Dukcapil, dan operator seluler) yang memiliki dan menyimpan data ini. Kalau operator seluler sepertinya tidak mungkin, karena sample datanya lintas operator,” imbuhnya.
Menurut Pratama, jalan terbaik harus dilakukan audit dan investigasi digital forensik untuk memastikan sumber kebocoran data ini. Sangat mustahil jika data yang bocor tidak ada yang memilikinya.
Kali ini, giliran 1,3 miliar data registrasi kartu SIM masyarakat Tanah Air yang bocor. Bahkan, data tersebut diduga dijual di forum online dengan harga USD50.000 (sekitar Rp700 juta).
Pakar keamanan siber, Pratama Persadha menjelaskan, kebocoran yang diunggah anggota forum situs breached.to dengan nama 'Bjorka' itu valid. Bjorka juga membocorkan data riwayat pelanggan Indihome beberapa waktu lalu.
"Namun demikian, sumber datanya masih belum jelas apakah dari pihak Kominfo, Dukcapil, atau operator seluler. Mereka membantah bahwa datanya dari server mereka," ujar Pratama, kepada Langit7.id, Jumat (2/9/2022).
Baca Juga:Cara Cek Data Kartu SIM Anda Ikut Bocor atau Tidak
"Masalahnya saat ini hanya mereka (Kominfo, Dukcapil, dan operator seluler) yang memiliki dan menyimpan data ini. Kalau operator seluler sepertinya tidak mungkin, karena sample datanya lintas operator,” imbuhnya.
Menurut Pratama, jalan terbaik harus dilakukan audit dan investigasi digital forensik untuk memastikan sumber kebocoran data ini. Sangat mustahil jika data yang bocor tidak ada yang memilikinya.