Dicari Pegawai Usia Balita, Gajinya Popok dan Susu Formula
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 03 September 2022 - 10:01 WIB
Ilustrasi balita tersenyum. Foto: LANGIT7/iStock
Sebuah panti jompo di Jepang membuka lowongan pekerjaan bagi balita untuk menemani para lansia dan membuat mereka tersenyum. Kompensasi atau gaji yang ditawarkan adalah popok dan susu formula.
Kontrak kerja, yang disediakan dan ditandatangani oleh wali bayi, berisi balita tersebut dapat bekerja kapan saja mereka mau. Selain itu, pekerja balita diizinkan untuk istirahat ketika merasa lapar, mengantuk atau tergantung pada suasana hati mereka.
Baca juga: Ibu Menjengkelkan, Bolehkah Dikirim ke Panti Jompo?
Kepala panti jompo, Kimie Gondo mengatakan saat ini sudah ada lebih dari 30 bayi yang terdaftar. Mereka ditugaskan untuk mengangkat semangat lebih dari 100 penduduk yang sebagian besar berusia 80-an.
"Hanya melihat bayi membuat penduduk kamitersenyum," kata Kimie dikutip dari Japan Today, Sabtu (3/9/2022).
Dia melanjutkan, tanggung jawab utama kandidat yang berhasil hanya berjalan-jalan di sekitar panti jompo sambil ditemani oleh walinya.
"Bayi-bayi itu tinggal bersama ibu mereka sepanjang waktu. Ini seperti mereka sedang dibawa jalan-jalan di taman," ujar Gondo.
Kontrak kerja, yang disediakan dan ditandatangani oleh wali bayi, berisi balita tersebut dapat bekerja kapan saja mereka mau. Selain itu, pekerja balita diizinkan untuk istirahat ketika merasa lapar, mengantuk atau tergantung pada suasana hati mereka.
Baca juga: Ibu Menjengkelkan, Bolehkah Dikirim ke Panti Jompo?
Kepala panti jompo, Kimie Gondo mengatakan saat ini sudah ada lebih dari 30 bayi yang terdaftar. Mereka ditugaskan untuk mengangkat semangat lebih dari 100 penduduk yang sebagian besar berusia 80-an.
"Hanya melihat bayi membuat penduduk kamitersenyum," kata Kimie dikutip dari Japan Today, Sabtu (3/9/2022).
Dia melanjutkan, tanggung jawab utama kandidat yang berhasil hanya berjalan-jalan di sekitar panti jompo sambil ditemani oleh walinya.
"Bayi-bayi itu tinggal bersama ibu mereka sepanjang waktu. Ini seperti mereka sedang dibawa jalan-jalan di taman," ujar Gondo.