home masjid

Perbedaan Orang Muslih dan Salih, Begini Penjelasan UAH

Senin, 05 September 2022 - 16:45 WIB
Perbedaan Orang Muslih dan Salih, Begini Penjelasan UAH. Foto: Istimewa.
Untuk menjadi seorang muslih tentunya ada berbagai macam tantangan. Perlu diketahui, ada sedikit perbedaan antara orang muslih dan orang salih dalam Islam.

Ustaz Adi Hidayat (UAS) menjelaskan bahwa orang-orang yang menjadi muslih maka resikonya akan selalu mendapat tantangan-tantangan dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan.

"Kalau kita ingin menjadi muslih ngajak orang lain untuk dekat dengan qur'an, apalagi kalau ke levelnya semakin tinggi, berdakwah, menerangkan yang baik-baik, menjauhkan dari kemunkaran pasti otomatis akan mendapatkan penerimaan-penerimaan yang tidak seragam," jelas UAH dikutip dalam ceramahnya di akun Ustaz Adi Hidayat Official, Senin (5/9/2022).

Baca Juga:UAH: Jangan Putus Asa dari Rahmat Allah, Ampunan-Nya Sangat Luas

Namun, kata UAH, orang salih berbeda dengan orang muslih. Jika muslih mengajak kebaikan kepada orang lain, maka orang salih menjadi baik untuk kepribadiannya sendiri.

"Jadi kalau kita ingin menjadi salih, problem pertamanya harus mampu mengentaskan kendala secara internal dalam diri kita, rasa malas, ragu-ragu kurang disiplin itu pribadi," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, menjadi seorang muslih tidaklah mudah ketimbang menjadi orang salih. Sebab ketika menebar kebaikan akan ada banyak tantangan yang sudah menjadi fitrah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
amal saleh ustadz adi hidayat ceramah tausiyah keutamaan mengingat allah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya