LANGIT7.ID, Jakarta - Pendiri Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat (UAH), menegaskan, rahmat Allah sangat luas. Allah selalu memberikan cinta tak terkira kepada hamba-hamba yang datang untuk bertaubat.
“Cinta Allah itu kalau sudah diberikan, maka tidak kenal batas. Bahkan, pendusta yang paling buruk pun dalam hidupnya, kata Allah ‘Aku akan berikan peluang untuk mendapatkan cintaku’,” kata UAH di kanal YouTube-nya, Senin (22/8/2022).
UAH menjelaskan, ketika Allah sudah mencintai hamba-Nya, maka Dia tidak akan peduli sebesar apapun dosa yang telah dilakukan. Sesungguhnya kasih sayang Allah jauh lebih besar daripada murka-Nya.
Baca Juga: Buya Yahya: Islam Menutup Dosa dengan Cara Bertaubat
“Jadi, jangan takut. Kita itu sama, setara. Bahkan, ada ayat yang sangat indah sekali. Ayat ini turun kepada pelaku dosa besar yang sudah pesimis. Dia pernah berzina, mabuk, tapi tahukah anda, ada ayat turun (untuk pendosa itu),” kata UAH.
قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS Az-Zumar: 53).
UAH menjelaskan, israf dalam bahasa Arab berarti berlebihan. Ada israf dalam berbuat dosa, sehingga dosa yang dilakukan sudah tidak bisa terukur. Namun, saat pendosa itu bertaubat, Allah menyambutnya dengan panggilan ‘wahai hamba-Ku’.
“Ibad jarang disebut kecuali merujuk kepada hamba yang shalih. Anda bayangkan, penjahat yang taubat, itu disamakan statusnya oleh Allah dengan hamba yang shaleh. Jadi, Allah itu sangat menyukai penjahat yang taubat, orang salah yang taubat, dibandingkan orang shaleh yang tidak pernah merasa salah,” ujar UAH.
Baca Juga: Doa Sayyidul Istighfar, Bacaan Arab, Latin dan Terjemahan
Atas dasar itu, tak sepantasnya seorang manusia berputus asa dari rahmat Allah. Allah Maha Pengasih yang akan selalu membukakan pintu taubat. Bahkan itu dipertegas dalam Surah Yusuf ayat 87.
“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah hanyalah orang-orang kafir.” (QS Yusuf: 87).
(jqf)