Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 26 April 2026
home masjid detail berita

Perbedaan Orang Muslih dan Salih, Begini Penjelasan UAH

Andi Muhammad Senin, 05 September 2022 - 16:45 WIB
Perbedaan Orang Muslih dan Salih, Begini Penjelasan UAH
Perbedaan Orang Muslih dan Salih, Begini Penjelasan UAH. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Untuk menjadi seorang muslih tentunya ada berbagai macam tantangan. Perlu diketahui, ada sedikit perbedaan antara orang muslih dan orang salih dalam Islam.

Ustaz Adi Hidayat (UAS) menjelaskan bahwa orang-orang yang menjadi muslih maka resikonya akan selalu mendapat tantangan-tantangan dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan.

"Kalau kita ingin menjadi muslih ngajak orang lain untuk dekat dengan qur'an, apalagi kalau ke levelnya semakin tinggi, berdakwah, menerangkan yang baik-baik, menjauhkan dari kemunkaran pasti otomatis akan mendapatkan penerimaan-penerimaan yang tidak seragam," jelas UAH dikutip dalam ceramahnya di akun Ustaz Adi Hidayat Official, Senin (5/9/2022).

Baca Juga: UAH: Jangan Putus Asa dari Rahmat Allah, Ampunan-Nya Sangat Luas

Namun, kata UAH, orang salih berbeda dengan orang muslih. Jika muslih mengajak kebaikan kepada orang lain, maka orang salih menjadi baik untuk kepribadiannya sendiri.

"Jadi kalau kita ingin menjadi salih, problem pertamanya harus mampu mengentaskan kendala secara internal dalam diri kita, rasa malas, ragu-ragu kurang disiplin itu pribadi," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, menjadi seorang muslih tidaklah mudah ketimbang menjadi orang salih. Sebab ketika menebar kebaikan akan ada banyak tantangan yang sudah menjadi fitrah.

"Kalau ingin jadi dai tidak mau ditentang itu artinya keluar dari fitrah, jadi ulama tidak ingin diuji dengan pertentangan itu artinya keluar dari fitrah," ujar UAH.

Baca Juga: Aturan Baru, Ini 7 Syarat Pemegang Visa Turis Masuk ke Saudi

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 26 April 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:51
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)