Abdullah Azwar Anas, Anak Kiai Kampung Jadi MenPAN-RB
Muhajirin
Rabu, 07 September 2022 - 20:30 WIB
MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas (Dok Pribadi)
Abdullah Azwar resmi dilantik menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) di Istana Negara pada Rabu (7/9/2022). Azwar merupakan santri dan anak kiai kampung yang besar di lingkungan pesantren.
“Selamat bekerja Bapak Abdullah Azwar Anas sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” tulis Presiden Joko Widodo di akun instagram-nya, hari ini.
Pelantikan Azwar berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 91/P Tahun 2022 tentang Pengangkatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Kabinet Indonesia Maju dalam siswa masa jabatan periode tahun 2019-2024.
Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat terkait yakni Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.
Baca Juga: Mengabdi untuk NKRI, Alumni Ngruki Jadi AKBP, TNI hingga Profesor
Hadir juga Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari, dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja, Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
“Selamat bekerja Bapak Abdullah Azwar Anas sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” tulis Presiden Joko Widodo di akun instagram-nya, hari ini.
Pelantikan Azwar berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 91/P Tahun 2022 tentang Pengangkatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Kabinet Indonesia Maju dalam siswa masa jabatan periode tahun 2019-2024.
Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat terkait yakni Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.
Baca Juga: Mengabdi untuk NKRI, Alumni Ngruki Jadi AKBP, TNI hingga Profesor
Hadir juga Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari, dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja, Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.