Memahami Tasawuf, Jalan Hamba Mendekat pada Sang Pencipta
Muhajirin
Jum'at, 09 September 2022 - 18:58 WIB
Tarian yang jadi tradisi para sufi (foto: langit7.id/istock)
Tasawufmenjadi salah satu tema sensitif dalam kajian khazanah Islam. Banyak kalangan menyebut tasawuf menyimpang, sehingga tak jarang tasawuf terpinggirkan dari lingkup kajian Islam.
Peneliti senior Institute for The Study of Thought and Civilizations (Insists), Dr. Syamsuddin Arif, menguraikan 3 kategori tasawuf. Pertama, tasawuf sebagai praktik/amalan.Tasawuf dipraktikkan secara amaliah dan tercermin dari perilaku seseorang dan menjadi jalan hidup (lifestyle waf of life).
Kedua, tasawuf sebagai doktrin yang diyakini berupa teori maupun ajaran yang dianut. Dalam kategori ini tasawuf menjadi ilmu. Ketiga, tasawuf sebagai sejarah dan bahan pembicaraan yang ditulis tanpa dipraktikkan dan tidak pula dirumuskan dalam suatu konsep tertentu.
Baca Juga: Hakikat Tasawuf dalam Islam, Satu Paket dengan Fikih dan Akidah
“Kategori terakhir biasa dijumpai pada tulisan-tulisan para orientalis yang fokus pada kajian tasawuf ini,” kata Syamsuddin, dikutip laman resmi Insists, Jumat (9/9/2022).
Peneliti senior Institute for The Study of Thought and Civilizations (Insists), Dr. Syamsuddin Arif, menguraikan 3 kategori tasawuf. Pertama, tasawuf sebagai praktik/amalan.Tasawuf dipraktikkan secara amaliah dan tercermin dari perilaku seseorang dan menjadi jalan hidup (lifestyle waf of life).
Kedua, tasawuf sebagai doktrin yang diyakini berupa teori maupun ajaran yang dianut. Dalam kategori ini tasawuf menjadi ilmu. Ketiga, tasawuf sebagai sejarah dan bahan pembicaraan yang ditulis tanpa dipraktikkan dan tidak pula dirumuskan dalam suatu konsep tertentu.
Baca Juga: Hakikat Tasawuf dalam Islam, Satu Paket dengan Fikih dan Akidah
“Kategori terakhir biasa dijumpai pada tulisan-tulisan para orientalis yang fokus pada kajian tasawuf ini,” kata Syamsuddin, dikutip laman resmi Insists, Jumat (9/9/2022).