Begini Cara Qadha Salat Fardhu yang Lama Ditinggalkan
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 10 September 2022 - 07:02 WIB
Ilustrasi muslimah yang tengah salat. Foto: LANGIT7/iStock
Dalam Islam, salat adalah tiang agama. Siapa pun, muslim, yang meninggalkan salat akan meruntuhkan sendi-sendi agama. Salat pun menjadi amalan pertama yang dihitung di hari akhir.
Sebagai muslim, kewajiban untuk menunaikan salat dimulai sejak ia menginjak usiabaligh. Maka, bila kemudian salat ditinggalkan, wajib hukumnya untuk menggantinyadengan cara mengqadha.
Baca juga: Keluarga Eril Ikhlas, Ini Makna Ridho kepada Qadha dan Qadarallah
Hanya saja, tidak sedikit umat Islam yang tidak memperhatikan salat ketika masa baligh. Dan baru menyadarinya ketika ia dewasa. Lantas bagaimana caramengqadhanya?
pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah di Cirebon, Yahya Zainul Ma'arif, menngatakan cara mengqadha salat tidak harus di waktunya. Artinya, salat qadha bisa dikerjakan kapan pun.
"Utang salat isya bisa Anda qadha qaktu dzuhur. Bahkan, Anda bisa mengqadha waktu pagi, siang, malam, terserah. Membayarnya bebas," jelas pendakwah yang kerap disapa Buya Yahya ini.
Buya Yahya pun membagikan cara untuk membayar utang salat dengan target. Dia mengumpamakan target salat yang pernah ditinggalkan selesai dalam hitungan bulan.
Sebagai muslim, kewajiban untuk menunaikan salat dimulai sejak ia menginjak usiabaligh. Maka, bila kemudian salat ditinggalkan, wajib hukumnya untuk menggantinyadengan cara mengqadha.
Baca juga: Keluarga Eril Ikhlas, Ini Makna Ridho kepada Qadha dan Qadarallah
Hanya saja, tidak sedikit umat Islam yang tidak memperhatikan salat ketika masa baligh. Dan baru menyadarinya ketika ia dewasa. Lantas bagaimana caramengqadhanya?
pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah di Cirebon, Yahya Zainul Ma'arif, menngatakan cara mengqadha salat tidak harus di waktunya. Artinya, salat qadha bisa dikerjakan kapan pun.
"Utang salat isya bisa Anda qadha qaktu dzuhur. Bahkan, Anda bisa mengqadha waktu pagi, siang, malam, terserah. Membayarnya bebas," jelas pendakwah yang kerap disapa Buya Yahya ini.
Buya Yahya pun membagikan cara untuk membayar utang salat dengan target. Dia mengumpamakan target salat yang pernah ditinggalkan selesai dalam hitungan bulan.