Keluarga Eril Ikhlas, Ini Makna Ridho kepada Qadha dan Qadarallah
mahmuda attar husseinRabu, 01 Juni 2022 - 15:50 WIB
Ilustrasi berusaha ikhlas dengan qadha dan qadarallah. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Keluarga Gubernur Ridwan Kamil mengaku ikhlas dengan hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare Swiss. Lalu bagaimana memaknai keikhlasan itu?
Ikhlas berarti ridho dengan ketetapan Allah Ta'ala atau qadha dan qadarallah. Allah SWT melihat keikhlasan hamba-hambanya.
Berdasarkan hadist diriwayatkan Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak melihat (menilai) bentuk tubuhmu dan tidak pula menilai kebagusan wajahmu, tetapi Allah melihat (menilai) keikhlasan hatimu." (HR Muslim).
Ikhlas berasal dari kata akhlasha berarti, murni, bersih, jernih, tanpa campuran membersihkan sesuatu dari sesuatu yang mengotori. Dalam istilah lain, ikhlas berarti tidak berharap sesuatu atau karena tujuan lain.
Tidak semua orang bisa meraih sifat ikhlas. Untuk menggapainya seorang hamba harus paham bahwa Allah yang Maha Kuasa. Lalu hanya kepada-Nya lah umat Islam meminta pertolongan.
Sifat ikhlas tidak bisa didapat oleh orang yang kerap membanggakan diri atau ujub. Mereka pun harus berteman dengan orang-orang ahli kebaikan agar bisa meraih keikhlasan dalam beramal dan beribadah.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”