home global news

Ganjar Pranowo Minta Penghapusan Tenaga Honorer Dikaji Ulang

Senin, 12 September 2022 - 23:10 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menerima rombongan Komisi IX DPR. (Foto : istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pemerintah mengkaji kembali kebijakan menghapus tenaga honorer pada 2023 mendatang.

Kebijakan penghapusan tenaga honorer oleh Kemenpan-RB dinilai tergesa-gesa. Fakta di lapangan dalam hal ini di tingkat provinsi, tenaga kontrak sangat dibutuhkan karena kurangnya pegawai.

“Maka saran saya direview dulu. Penghapusan tenaga honorer harus diikuti pengembangan sumber daya manusia yang ada. Dalam arti, beban kerja yang sudah ada akan bertambah,” ujarnya.

Baca juga:Dede Yusuf: Indonesia Butuh 1 Juta Guru hingga 2024

“Kalau itu memang harus dilaksanakan maka kita menyiapkan SDM-nya agar dia multi talented sehingga mereka bisa bekerja dengan kemampuan-kemampuan mereka. Tentu butuh skill tambahan, tapi itu kan butuh waktu ya tidak bisa dalam waktu pendek,” ucapnya.

Ganjar mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) yang baru, Azwar Anas.

“Pada saat dilantik saya WhatsApp, selamat pak Anas ada PR PR penting. Satu kita selesaikan soal honorer, dalam konteks otonomi daerah dan kebutuhan. Maka kita bisa sharing,” ujarnya, usai menerima kunjungan Komisi IX DPR RI.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ganjar pranowo gubernur jateng tenaga honorer
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya