Pengelola Masjidil Haram Luncurkan Robot Tilawah dan Khutbah
Redaksi
Selasa, 13 September 2022 - 09:02 WIB
Presidensi Dua Masjid Suci meluncurkan robot yang pintar membaca Al-Quran dan khutbah untuk melayani jamaah di Masjidil Haram. Foto: Istimewa.
Pengelola Masjidil Haram, Presidensi Dua Masjid Suci meluncurkan robot pintar yang dapat membaca Al-Qur'an dan berkhutbah untuk melayani jamaah.
Seperti dilansir Arab News, Selasa (13/9/2022), robot tersebut dilengkapi dengan kode batang atau barcode untuk diunduh jamaah melalui layanan di ponsel pintar.
Baca juga: Ini Syarat Anak 7 Tahun ke Atas Masuk Dua Masjid Suci di Mekah dan Madinah
Atau, pengguna dapat menekan perintah di layar robot untuk mengakses informasi imam, muazin, dan jadwal mingguan juga ulama pengkhotbah salat Jumat.
Kepala Kepresidenan Dua Masjid Suci Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengatakan peluncuran tersebut adalah bagian dari rencana strategis besar dalam memberikan layanan yang lebih baik bagi jamaah. Di samping itu, juga sebagai implementasi proyek smart Haramain yang sesuai dengan Visi 2030.
Al-Sudais menambahkan bahwa kepresidenan bertekad untuk bergerak maju dan mengikuti transformasi digital, mendukung pengembanganteknologi, memberikan strategi untuk menciptakan gugus tugas dan memastikan keberlanjutan budaya kreatif.
Baca juga: 3 Ulama Indonesia Pernah Jadi Imam Besar Masjidil Haram
Seperti dilansir Arab News, Selasa (13/9/2022), robot tersebut dilengkapi dengan kode batang atau barcode untuk diunduh jamaah melalui layanan di ponsel pintar.
Baca juga: Ini Syarat Anak 7 Tahun ke Atas Masuk Dua Masjid Suci di Mekah dan Madinah
Atau, pengguna dapat menekan perintah di layar robot untuk mengakses informasi imam, muazin, dan jadwal mingguan juga ulama pengkhotbah salat Jumat.
Kepala Kepresidenan Dua Masjid Suci Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengatakan peluncuran tersebut adalah bagian dari rencana strategis besar dalam memberikan layanan yang lebih baik bagi jamaah. Di samping itu, juga sebagai implementasi proyek smart Haramain yang sesuai dengan Visi 2030.
Al-Sudais menambahkan bahwa kepresidenan bertekad untuk bergerak maju dan mengikuti transformasi digital, mendukung pengembanganteknologi, memberikan strategi untuk menciptakan gugus tugas dan memastikan keberlanjutan budaya kreatif.
Baca juga: 3 Ulama Indonesia Pernah Jadi Imam Besar Masjidil Haram